Mataram, NTB: Setelah berjalan hampir setahun, program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor V menampakkan hasil yang signifikan. Dengan pengembangan lebih lanjut, kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali, yang masuk Koridor V, akan tumbuh menjadi kawasan pariwisata dan lumbung pangan nasional.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan hal ini dalam keterangan pers, seusai rapat koordinasi mengevaluasi pelaksanaan MP3EI Koridor V, di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Jumat (18/5) petang waktu setempat. "Program MP3EI memberi kontribusi pertumbuhan signifikan yang sangat tajam," kata Menko Perekonomian.
Hatta Rajasa kemudian mengutip sejumlah indikator yang disampaikan oleh ketiga gubernur. Di NTB, misalnya, investasi meningkat 30 persen. Kemudian penanaman modal asing (PMA) naik 140 persen, sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) naik 130 persen. Peningkatan investasi tersebut terlihat di sektor perhotelan dan perkebunan. Hal ini sesuai dengan fokus pengembangan Koridor V.
Dengan dibukanya Bandara Internasional Lombok, jumlah wisatawan meningkat. Tercatat ada 557 ribu wisatawan asing berkunjung, dari semula 402 ribu orang. Total, hampir satu juta wisatawan yang masuk ke NTB.
"Bapak Presiden meminta konektivitas antarprovinsi di Koridor V ini terus ditingkatkan, juga dengan daerah dan pulau-pulau lain," ujar Hatta. Selain itu, lanjut Hatta, perlu dikembangkan wisata kuliner untuk lebih meningkatkan sektor pertanian.
Yang paling menonjol di NTB setelah setahun pelaksanaan MP3EI adalah sektor peternakan, terutama sapi. "Nilai tukar peternak NTB ini nomor dua secara nasional," Hatta menjelaskan.
Menurut Hatta, melalui MP3EI, NTB bisa menjadi lumbung ternak nasional. Sektor perikanan juga meningkat, naik 207 persen.
Adapun pelaksanaan MP3EI di NTT, ujar Hatta, difokuskan untuk meningkatkan infrastruktur, membuka lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Sementara Bali, pengembangan diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan di kawasan timur dan utara. "Akan dibuka bandara di Bali bagian timur," Hatta menambahkan.
Selain meminta konektivitas antardaerah dan antarpulau ditingkatkan, lanjut Hatta, Presiden juga meminta biaya logistik semakin efisien. Khusus untuk sektor pariwisata, targetnya adalah meningkat 200-300 persen dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.Target ini akan dipantau (MP3EI)



0 komentar:
Posting Komentar