Presiden SBY menggelar rakor dengan para bupati dan walikota se-Provinsi Kepri di Hotel Nongsa Point Marina and Resort, Batam, Jumat (27/4) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menggelar rakor dengan para bupati dan walikota se-Provinsi Kepri di Hotel Nongsa Point Marina and Resort, Batam, Jumat (27/4) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Batam: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyelenggarakan rapat koordinasi untuk mendengarkan laporan dan presentasi mengenai pembangunan di Kepulauan Riau, termasuk kemajuan dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Batam-Bintan-Karimun. Rakor yang diikuti bupati dan walikota se-Provinsi Kepri ini berlangsung di Hotel Nongsa Point Marina and Resort, Batam, Kepri, Jumat (27/4) malam.
"Kita ingin pembangunan di provinsi ini berhasil dengan baik karena peluangnya ada, potensinya juga ada, demikian juga untuk pengembangan kawasan ekonomi," kata Presiden SBY dalam pengantar rakor. "Oleh karena itu saya berharap bisa dilaporkan secara utuh agar saya mengetahui hasil yang telah dicapai," Presiden menambahkan.
Presiden mengingatkan, kawasan di sekitar Kepri, seperti Singapura, Johor, dan Johor Baru (tergabung dalam kerja sama Singapura-Johor-Riau atau Sijori), terus berkembang. "Oleh karena itu pandai-pandailah kita untuk mencari, mendapatkan, dan justru menciptakan peluang untuk kemajuan ekonomi kita," Presiden berpesan.
Rapat ini dihadiri beberapa pemangku kepentingan, termasuk Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Meneg BUMN Dahlan Iskan, dan Menakertrans Muhaimin Iskandar. (arc)



0 komentar:
Posting Komentar