photo SKMENPEN.gif

Sabtu, 22 Februari 2014

Pertempuran Di Sudan Terus Memanas Membuat Sekjen PBB Ban Ki Moon Prihatin.












22 Februari 2014 - Sekretaris - Jenderal Ban Ki -moon telah menyatakan keprihatinan yang mendalam pada laporan terbaru dari diperbaharui pertempuran sengit di South Sudan utara- timur kota Malakal , sebagai Misi PBB di negara itu ( UNMISS ) , yang kemarin melakukan patroli ke daerah , mencatat kota " telah dijarah dan umumnya kosong dari warga sipil . "
UNMISS melaporkan bahwa itu dilakukan patroli ke kota Malakal , di negara bagian Upper Nile , untuk menilai situasi , setelah gelombang baru pertempuran yang dimulai pada tanggal 18 Februari , ketika pasukan pro - pemerintah dan oposisi bentrok di dekat kompleks Mission . Bersamaan , pertempuran antar - komunal pecah dalam kompleks UNMISS , di mana 21.568 pengungsi mencari perlindungan .
" The Mission mengamati Tentara Pembebasan Rakyat Sudan ( SPLA ) dalam pasukan oposisi dan pemuda bersenjata di jalan-jalan serta elemen oposisi bersama dengan beberapa Polri South Sudan dan personil berseragam lainnya di bekas pos pemeriksaan SPLA , " kata juru bicara PBB Farhan Haq kepada wartawan di New York , menambahkan bahwa UNMISS mengatakan bahwa itu dihitung lebih dari 50 mayat di berbagai bagian kota.
" The Mission patroli lebih lanjut mencatat bahwa kota Malakal telah dijarah dan tampaknya umumnya kosong warga sipil . "
Lebih lanjut , juru bicara itu mengatakan Mission melaporkan penembakan sporadis pagi ini dekat dengan senyawa Malakal nya . UNMISS merespon dengan memindahkan kendaraan lapis baja ke tempat itu . Dua wanita , yang menderita luka-luka , dirawat di rumah sakit PBB dalam basis .
Sementara itu, Kantor untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan ( OCHA ) mengatakan bahwa organisasi bantuan prihatin oleh laporan dari warga sipil di Malakal bahwa sejumlah orang telah tewas pekan ini di Rumah Sakit Malakal Teaching , termasuk orang-orang yang mencari perlindungan di fasilitas itu.
Akses ke rumah sakit dibatasi karena ketidakamanan di kota dan bantuan lembaga belum bisa memverifikasi laporan tangan pertama .
Dalam berita lain , dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicaranya kemarin malam , Sekretaris Jenderal mencatat dengan keprihatinan yang mendalam laporan pertempuran baru di Malakal dan " konsekuensi bencana bagi penduduk sipil . " Dia mendesak semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata yang setuju pada akhir Januari , untuk menghormati hukum kemanusiaan internasional , dan memastikan bahwa warga sipil dilindungi .

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)