"mengatur Keluarga Lebih Penting Ketimbang Mengatur Yang Lain."( Oleh: Andri Luntungan.)
"Bedakan berkata jujur dengan bohong,dan bedakan berpikir baik dan berpikir kotor,juga bedakan bekerja baik dan bekerja serampangan." Pernah anda bedakan semua-itu.? kapan dimana,jam berapa,posisi sedang apa?, dan disaat anda berpikir baik,apa sedang galau,tenang ,atau seperti apa.?,juga disaat anda berkata jujur dimana dan dalam kondisi seperti apa?. setelah itu ketika anda bekerja baik,siapa yang menilai dan apa anda juga merasakan bahwa pekerjaan anda didalam diri anda benar-benar telah maksimal.?. "jika setiap-tiap manuisa punya prinsisip,didalam dirinya adalah untuk kejujuran,dan kebaikan ditamabah bekerja baik,setidaknya disana akan ada sebuah kebaikan diri, dan orang melihat akan suka terhadap mereka yang jujur,baik dan bekerja rapih.Orang tidak jujur biasanya,dia berkata sombong,wajah penuh dusta, bekerja asal-asalan,berpikir juga didalamnya penuh keserakahan terkadang sedikit berpura -pura menjadi darmawan menyumbang kesana -kemari,padahal semua yang dilakukan hanya sebatas melanjutkan pikiran kotornya dan menutupi keburukannya,pernah anda berpikir apa yang anda lakukan itu adalah menjerumuskan anda kedlam jurang yang sangant dalam.?.Artinya apa yang anda lakukan dimata orang bodoh masih bisa tapi bagi mereka yang telah memahami siapa anda semenjak kecil dan di sana dia tahu sekali siapa anda,setidaknya akan tertawa."Contohnya,banyak orang yang tidak baik biasanya,dia sering arogansi,dia berkata banyak janji,dan dia ngomong belaga tegas,dan dimuka umu m-dia seperti orang hebat padahal dibelakang kondisi keadaan mereka berantakan, artinya mengurusi keluarga tidak berhasil,apa lagi terkadang didalam rumah tangga mereka keras menyiksa istri,dan hidup didalam keluarga tidak mampuh mententramkan.Inilah orang -orang yang disebut gagal."Senadainya didalam mengurusi keluarga gagal,apa mungkin dia bisa mengurusi perusahaan,atau hal-hal lainya,seperti menjadi kepala partai dan kepala Negara.Terlepas semua itu yang jelas disini hidup perlu jujur dan bekerja baik,juga berpikir bersih adalah utama dalam kehidupan siapa saja,apa dia seorang remaja,dewasa,pekerja,dan kalangan jajaran pejabat,artinya jika didalam diri anda sudah meiliki hal itu setidaknya,dimana pun anda berada segalanya akan terasa lega.". Pertanyannya apa ada anda lakukan itu?.jawabnya ."belum," jika belum mulai sekarang jadikan diri anda seperti itu,baik,jujur dan bersih berpikir.seandainya anda kariawan,dan didalam diri sudah punya prinsip seperti itu setidaknya akan tidak berbuat korupsi,ambisi jabatan apalagi sampai merusak lembaga yang anda pimpin."mungkin bagi mereka yang terbiasa berbuat seperti korupsi biasanya mereka ketika duduk mengunakan dirinya dengan uang,dan dia duduk disana bukan oleh sebab karir,tapi mungkin dia mampuh bermain,dengan juru bisik,juru masak politik, dan juru -juru yang mebonceng diatas ketenaran orang dan disana para jujru-juru itu punya peluang bisa berada disana dan punya peluang buat menjual jabatan kepada orang yang ambisi jabatan tadi.Mendngar perumpamaan tadi setidaknya bisa dijadikan sebuah pemikiran bagi mereka yang masih tergolong orang jujur,pekerja baik, dan berpikir bersh,tapi bagi mereka yang tidak punya niat baik dan jujur juga berpikir bersih biasanya akan marah dengan tulisan ini."oke maaf saja,semua didalam tulisan ini setidaknya menyadarkan anda,Tinggalkan dulu semua perkiraan itu,tapi yang jelas dimana hidup harus bermanfaat,dan jadikan diri anda bisa berguna,buat -keluarga,negara dan bangsa,ditambah harus keras cinta pada Negara, dan yang bisa anda tinggalkan adalah,prilaku jahat,menipu,ambisi jabatan,serakah harta,bersaing tidak sehat,dan juga kurangi pikiran kotor yang mengira bahwa diri anda seakan punya kehebatan yang tidak tersaingi,padahal dibalik itu anda sering sekali tidak menyadari begitu besar kekurangan anda.Harapan penulis buat mereka yang saat ini mungkin belum mampuh mebina keluarga,tinggalkan buat mengatur yang lain,belajar mengatur diri denga dari lingkungan yang terbatas baru mencoba mengatur lingkungan yang lebih luas,"artinya selama anda belum mampuh mengatur keluarga jangan pernah berpikir mengatur yang lain."Apa enaknya anda seperti berhasil dimta banyak orang padahl didalam keluarga anda gagal." Melihat kejadian seper itu seharusnya mulai dari sekarang tentramkan dulu diri anda baru belajar mententramkan yang lebih besar.
0 komentar:
Posting Komentar