photo SKMENPEN.gif

Selasa, 11 Februari 2014

Apa Yang Dikatakan Presiden SBY- Benar. (Oleh Andri Luntungan)

Presiden SBY: Kita belum 100 tahun merdeka, tapi sudah ada tanda, di abad 21 ini, insya Allah, Indonesia jadi bangsa maju, bermartabat, Pertanyaan Presiden dan Harapan Presiden sepertinya memberikan dorongan artinya Indonesia disaat sekarang baru berusia 68 tanan tandan belum berusia 100,setidaknya usia negara dibanding dengan yang sudah berusia ratusan tahun,setidaknya belumsama, nemun demikian penulis membayangkan bahwa apa yang dikatakan SBY itu sebnarnya bisa disimpulkan bahwa kedepannya Indonesia diusia seratus tahun akan bisa lebih sejahtra,apa yang dianalisa presiden mungkin ada benarnya jika kedepannya orang mengendalikan Negara ini terdiri adalah orang yang cinta terhadaap negara,dan mengembangkan masa depan negara,tapi jika yang duduk hanya berkepentingan dengan jabatan dan ambisi mau kaya sendiri setidaknya disana akan menghambat kemajuan masa depan Negara dan kesejahtraan rakyat.Disadari bahwa Negara adalah jika hanya dipegang oleh orang tidak cinta pada Negara dan hanya mencintai jabatan dan rakus akan kekuasaan mungkin cita-cita sejahtra akan tergerus,artinya disini seharusnya siapa yang akan melanjutkan cita-cita SBY dan siapa juga yang akan menjadi pemimpin kedepan belum dapat diketahui,dimana disaat ini era demokrasi,semua orang berpeluang buat menjadi pemimpin di Negri ini."Tapi siapa yang akan benar-benar bisa melanjutkan apa yang dibayangkan oleh SBY,belum terlihat,dan mungkin para calon pemimpin yang sekarang dia punya konsep coba-coba,dengan kemauan pikiran kelompok mereka sendiri,dan akhirnya apa yang diharapkan oleh cita-cita SBY,disana akan bisa terbentur dengan program yang beda." Lantas jika itu yang terjadi apakah -cita atau bayangan SBY akan tercapai.?" Mungkin saat sekarang belum terlihat tapi kedepanya tinggal ditunggu saja,"siapa yang akan bisa melanjutkan harapan bayangan Presiden SBY itu.?" Penulis Menilai sebenarnya konsep masa depan SBY,buat Negara bisa dikatakan bertujuan mulia,dimana segala program yang dibuat jika dilaksanakan oleh semua jajaran dan disana tidak terjadi blok-blok,dan mereka semua bekerja adalah menjalankan program pusat,setidaknya akan berhasil,mungkin saat ini keberhasilan SBY selama menjabat Presiden (9)tahun dan segala program yang diharapkan oleh SBY dibuat oleh pelaku belum berjalan baik,dan disana ada oknum yang nakal bermain diatas kepercayaan diberikan oleh SBY, Dan kepercayaan itu entah bagai man telah disalah gunakan akhirnya mereka dengan sengaja melakukan tindakan kropsi,ditambah lagi berbagai program yang seharusnya oleh para pelaku dilakskan namun dilapangan terjadi penyesuwaiyan,artinya beberpa program SBY dilapangan bisa dibilang tidak Seperti aslinya."Contohnya jangan korupsi,jangan mainkan anggaran dan jangan mempersulit perijinan dan himbauan agar warga mengwawasi berbagai kegiatan yang ada didaerah masing-masing,sepertinya hal itu tidak berjalan dan himbauan itu bagaikan dianggap angin lalu." Lantas jika sudah seperti ini,bagamana harus menata kembali? senadainya program SBY dilaksanakan dan tidak diacak-acak oleh para koruptor,atau kenakalan bagi yang diberi kepercayaan,mungkin keberhasilan itu Terlihat 100%,oleh sebab terlalunya para pejabat yang diberikan kepercayaan ternyata setengah membangkang Program SBY,seperti dia korupsi, menjalankan program tidak sepenuh hati,dan ditambah seperti membiarkan masyarakat melihat semua itu,akhirnya capain 100% dari berbagai bidang ada yang gagal juga,tapi dari segi membuka Kran Demokarsi SBY berhasil dengan capaian 80%, dan ekonomi yang ketika sebelu SBY Dduduk Murat marit tapi setelah SBY,dan mencoba menata kembali dari tahun ketahun,dan berjalan selam 9 tahun dari krisis akhirnya meskipun penuh dengan jerih payah berat kini SBY mampu melalui semua itu dan saat ini ekonomi di Indonesia bisa tumbuh lebih baik.dan peningkatan perkapita penduduk dari tahun ketahun terjadi.dan ini bisa dikatakan meningkat mencapai 80 secara global,artinya ditahun lalu banyak warga yang tidak memiliki kendaran dan rumah mereka di kampung belum permadani dan banyak madrasah yang 9 tahun yang lalu,kumuh kini hampir disetiap desa terjadi kemajuan dan bangunan mereka mulai layak,dan diberbagai dusun yang dahulunya orang tidak memiliki kendaran roda dua sekarang mereka jadi memiliki,ditambah rumah kumuh 9 tahun yang lalu tiap dusun 40% tersebar diberbagai tempat,sekarang sepertinya hanya tinggal 5% saja berarti disana telah dilakukan 35 persen perubahan mendasar.Begitu juga masalah Hukum,yang 9 tahun lalu carut marut kini 80% terjadi peningkatan,artinya hukum telah ditegagkan dengan baik,dan para pelaku pelanggar HAM semenjak 9 tahun bisa dikatakan berjalan,disana-sini para aktifis tidak ada penculikan yang dilakukan oleh aparat berwenang. Selanjutnyadalam penegagkan Hukum Para Koruptor sebenarnya sudah maksimal,tapi sayangnya tidak mebuat jerah mereka sebagai pelaku,korupsi,artinya,orang yang sudah dianggap koroptor dan ditahan,dan hal itu dtanyangkan diberbagai media masa,senadainya ini dianggap mebuat para korupsi biar jerah,tapi justru sebaliknya,pelaku korupsi tidak jerah justru bertambah dan mereka hampir rata diduga dilakukan oleh biro krasi ditambah dengan kalangan DPR-RI dan DPRD,yang memiliki kewenangan dalam merestui sebuah pengesahan anggaran dimana disana seperti terjadi saling berbuat kongkalikong,untuk mencari keuntungan buat dirinya sendiri.senadainya.seperti meminta kompensasi dari APBD sampai juga berani MInta dalam APBN. "Seandainya sudah seperti ini harus dengan apa pelaku koruptor harus di tindak,? dan Bagaimana bisa membuat Jerah pelaku korupsi.?,Ini terjadi juga sampai pada dunia pendiidikan,dimana para kepala sekola yang sontak kekayaannya banyak,tadinya dia ketika tidak menjadi kepala sekolah jSMP jangankan buat menyimpan uang di bank,kesana kemari hanya mengunakan roda dua tapi setelah dia menjadi kepala sekolah sontak,uang di Bank Besar,Tanah Dia beli dengan mudah,dan kendaraan dia beli tidak lagi kridit dengan harga ratusan juta.dan tanah dia beli dengan harga ratusan juta padahal dia menjabat itu baru dua tahun.secara logika apakah hal itu bisa dibilang masuk akal.? Hal ini terjadi pada kepala sekolah SMP .."silahkan Pikirkan?".Mungkin hal ini jika semua kepala sekolah SMP,bernasip seperti ini,setidaknya betapa bahagia dan senang,tapi secara kejujuran berpikir apa mungkin ada kepala sekolah SMP sudah punya gajih perbulan 25 juta.? jika ya.wajar jika dalam jangka waktu dua tahun dia menjadi kepala sekolah bisa menjadi tuan tanah dan bisa membuat rumah mengah dan beli kendaraan ratusan juta-tapi jika tidak apa layak hal itu terjadi.? .inilah yang terlihat saat sekarang moral mereka.Melihat seperti ini jelas dunia pendidikan yang seharusnya bisa dibilang meningkatkan kecerdasan murid justru terbalik murid tidak cerdas uang banyak keluar tapi Kepala sekolah meningkat Rumahnya,Meningkat uangnya,meningkat tanahnya,dan meningkat kesejahtraanya.tapi murid dan wali murid yang menjeritnya. "Pertannyaannya siapa yang harus menidak kepala sokolah,seperti itu.Oke kita tinggalkan dulu itu,yang jelas dunia pendidikan bisa dibilang perlu ada pembenahan bagi kepala sekolahnya," selanjutnya dari segi keberhasilan yang telah dibuat oleh pusat jelas disana berbagai sekolah 9 tahun yang lalu 40% masih banyak yang rusak oleh sebab adanya berbagai bantuan Fasilitas dari pusat dan daerah sekarang terlihat hany a 5% yang perlu diperbaiki.Melihat segibudaya dan pariwisata mungkin saat ini oleh sebab kran demokarsi di buka jelas terjadi perubahan yang,dari budaya kaku kini mejadi buadaya yang trans paran dan wajah -wajah demokrasi terlihat disana -sini penuh dengan ceriah,masyarakat didusun yang tadinya berkata harus dengan cara sembunyi-sembunyi saat ini mereka bernafas lega dapat menuangkan berbagai aspirasi mereka dengan tidak perlu harus punya rasa takut.Mendngar semua ini jelas keberhasilan kran demokrasi dibuka tidak diragukan lagi.dan pariwisata,setidaknya masih belum bisa menempuh target,secara global,seandainya semua kabupaten bisa memberikan obyek wisatanya dengan baik dan bisa meningkatkan devisa seperti yang diharapkan setidaknya disna kan ada keberhasilan.sementara mungkin baru bali,Yogya,Pangandaran,Puncak Sukabumi. yang bisa dibilang menonjol,tapi ditemapat lainnya dan kabupaten lainnya terlihat belum bisa dinikmati para turis.asing atau lokal dan rejional Indonesia.Namun demikian disana terlihat berbagai jalan menuju obyek wisata yang dahulunya sulit dilalaui oleh sebab bantuan pusat buat fasilitas jalan akhirnya disna terliahat jadi hidup adan dari segi penerangan ini tidak perlu diragukan lagi,diberbagai daerah sampai kedusun terpencil 9 tahun lalu 40 % belum terpasang tapi sekarang tinggal 5 % lagi yang belum .Dari segi Kemanan Indonesia telah berhasil meredam berbagai tindakan yang menakutkan dari para teroris,dan disata itu 100% belu bisa terungkap setelah 9 tahun dengan keuletan dan kesungguhan pemerintah untuk meberantasnya akhirnya dengan cepat para pelaku teroris telah dapat tangani dan ancaman teroris yang menkutkan itu kini telah mulai mnurun 80%,meskipun saat ini harus terus dikejar para jaringan teroris lainya.namun demikian 80 % telah berhasil. dan dari segi politik 9 tahun yang lalu Indonesia bisa dibilang tidak mentu,dan orang berbuat senaknya disana sini terjadi gejolak politik yang mankutkan,tapi 100% persen warga kebingungan,tapi sekarang 80% warga Indonesia telah tenang kembali,menandakan bahwa suhu politik dapat dikendalikan.Melihat semua ini secara global Berarti SBY telah Berhasil Memndorong Indonesia menjadi lebih baik dengan 80 persen telah mendapat keberhasilan selama sembilan menjabat sebagai Presden Indonesia. artinya apa yang dikatakan oleh SBY 100 tahun Indonesia akan maju dan sejahtra adalah masuk akal,oleh sebab hanya tinggal melanjutkan sisah 20% lagi, Indonesia akan bisa menuju Indonesia menyambut abad 21 akan sejahtra masuk akal.Penulis apa yang dikatakan SBY ini tidak mengada -ada tapi berdasarkan capaian ini SBY selama sembilan tahun menjabat Presiden 80% telah berhasil. Penulis melihat semua ini tidak berdasarkan oleh sebab terkontaminasi tapi ini penglihatan ril.dari kaca mata penulis,"bagaimana dengan Anda?". saya berharap anda sama.Terlepas semua itu penulis melihat semua itu dengan hati yang bersih dan tidak memiliki kepentingan apapun dan penilaian yang penulis sampaikan ini penuh dengan hati ihklas dan kejujuran mata dan hati,senadainya diantara anda tidak sama dalam penilaian itu ukuran anda dan saya tidak sama.Oket semua akan sepakat jika penulis mengatakan Mari semua belajar jujur dan mari saatnya untuk mengabdi dengan tanpa pamrih dengan tujuan demi kesejahtraan, dan kamjuan Indonesia,dan kurang korupsi,lupakan pikiran buat korupsi,tinggalkan teman yang tidak baik,jauhkan juga segala prilaku tidak baik,tapi tetap tegar lmelanjutkan cita-cita para pejuang dan topang masa depan demokrasi seutuhnya demi kemajuan Indonesia.semoga.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)