photo SKMENPEN.gif

Jumat, 25 Oktober 2013

Dewan Keamanan PBB mendesak PNG Untuk Menahan Diri

Amerika Andri Online News-25 Oktober 2013 - Dewan Keamanan PBB mendesak PNG untuk menahan diri dan tenang seperti Mahkamah Agung menyatakan hasil pemilihan legislatif bulan lalu . " Para anggota Dewan Keamanan memuji rakyat Guinea untuk partisipasi damai mereka dalam proses pemilu , " kata 15 - anggota dalam sebuah pernyataan pers larut malam kemarin. Bangsa Komisi Pemilihan Independen Guinea menerbitkan hasil sementara pada tanggal 18 Oktober , sebuah langkah yang disambut oleh Sekretaris Jenderal Ban Ki -moon , dan ditransmisikan hasil ke pengadilan negara atas pada tanggal 20 Oktober di mana proses ratifikasi sedang berlangsung . Dalam pernyataan terbaru mereka , para anggota Dewan meminta semua pemangku kepentingan politik untuk menyelesaikan sengketa pemilu melalui jalur hukum . Jajak pendapat lama tertunda diadakan pada tanggal 28 September , menyusul pembicaraan di Conakry , ibukota negara , antara Pemerintah dan partai oposisi . Sebuah perjanjian untuk mengadakan pemilihan pada bulan September ditandatangani pada akhir dialog antar - Guinea politik PBB - dimediasi , diluncurkan pada tanggal 28 Maret , dan diselenggarakan melalui Komite Tindak Lanjut dari Juli 3 Perjanjian . Dewan Keamanan mendesak PNG untuk melaksanakan rekomendasi Komite Tindak Lanjut " tanpa penundaan " dan untuk tetap terlibat dengan tubuh. Para anggota Dewan " memandang ke depan untuk pembentukan baru , demokratis , dan perwakilan Majelis Nasional , " menurut pernyataan itu , dan mendorong entitas PBB dan aktor internasional, termasuk Komisi Peacebuilding , untuk terus mendukung Guinea dalam hal ini . Mereka juga menyatakan " dukungan kuat " bagi upaya fasilitasi lanjutan yang dipimpin oleh Wakil Khusus Sekretaris Jenderal untuk Afrika Barat , Kata Djinnit . Dewan memandang ke depan untuk konsolidasi demokrasi , perdamaian dan pembangunan sosio - ekonomi yang inklusif berkelanjutan di negara itu , pernyataan tersebut diringkas . Guinea telah dipengaruhi oleh pergolakan politik sejak Kapten Moussa Dadis Camara merebut kekuasaan dalam kudeta pada tahun 2008 , setelah kematian presiden lama Lansana Conté . Pada bulan November 2010 , pemilihan Alpha Conde sebagai Presiden adalah tahap akhir dari upaya suatu pemerintah interim untuk mengatur panggung untuk demokrasi di negara ini . Para Wakil Sekretaris - Jenderal untuk Urusan Politik , Jeffrey Feltman , penjelasan Dewan pada situasi di Guinea awal pekan ini .

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)