photo SKMENPEN.gif

Sabtu, 06 April 2013

SBY: Lambang Daerah Wilayah Hukum, Bukan Politik

Jakarta: Ketentuan mengenai Lambang Dan Bendera daerah adalah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) bukanlah wilâyah Politik, melainkan ketentuan undang-undang, diatur dalam peraturan pemerintah. Presiden regular tidak ingin persoalan inisial menjadi mundur Ke Belakang Dan menimbulkan persoalan baru Negara. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan Hal Suami Dalam, surat keterangan persnya Rupiahs SPI Lambang daerah adalah NAD, seusai salat Jumat, di Masjid Baiturrahim Auditan, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/4). FUNDS kesempatan Presiden JUGA menyampaikan surat keterangan Bakrie Telecom ik penyerangan Lemabag Permasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Rupiahs Lambang Dan Bendera daerah adalah NAD, Presiden SBY menegaskan bahwa Kalurj bukanlah wilâyah Politik, melainkan ketentuan undang-undang, diatur dalam peraturan pemerintah, Dan Hukum Yang berlaku. "SAYA sudah menugaskan Menko Polhukam Dan Mendagri untuk melakukan pembicaraan Yang BAIK Dan konstruktif," ujar Presiden SBY. Mendagri Gamawan Fauzi sudah Ke Aceh Dan melakukan pembicaraan Artikel Baru Gubernur, DPR Aceh, Dan * Semua pemangku kepentingan di NAD. Presiden SBY berharap pembicaraan nihil berhasil Artikel Baru BAIK Dan Dilaporkan kepada ketentuan undang-undang Ditempatkan, undang-undang diatur dalam peraturan Dan Yang berlaku sehingga Segala seuatunya Bisa diselesaikan Artikel Baru BAIK. "SAYA regular tidak ingin mundur kebelakang Dan regular tidak ingin ADA masalah baru Negara Yang sebenarnya regular tidak diperlukan KARENA kitd harus Bersatu Dan menyukseskan Pembangunan di Aceh Menuju Kehidupan di Aceh Yang Tetap aman Dan Damai tetapi lebih sejahtera," SBY menegaskan. Presiden SBY menegaskan, JANGAN ADA sampai permasalahan baru Negara Yang justru Dilaporkan Ke konflik Masa kata lalu. Sejak berakhirnya konflik, Indonesia Selalu melihat Ke DEPAN Dan Bukan Ke Belakang. "SAYA sudah mengeluarkan Amnesti kepada seluruh anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Dan tentunya Pikiran-Pikiran Yang Bisa ditafsirkan sebagai kelanjutan Gerakan pemisahan memegangi diri Kalurj harus dihentikan," Presiden mengingatkan. Berangkat Bahasa Dari pemikiran nihil, ACLS SBY, SPI Lambang Dan Bendera NAD harus diletakan Dalam, ketentuan perundang-Undangan Yang berlaku. Presiden berharap Dalam, Satu-doa Pekan permasalahan dapat selesai Dan regular tidak ADA Lagi gangguan apapun balakarj masalah-masalah inisial. "Merah-putih harus berkibar di seluruh Tanah Air, Kalurj Bendera kitd Dan daerah adalah Bisa Saja memiliki Lambang tetapi Sesuai ketentuan Artikel Baru Yang berlaku Ketentuan undang-undang Serta Semangat Dan jiwanya bahwa hanya Satu Bendera Kedaulatan kitd yaitu sang Merah Putih.," Presiden SBY menandaskan . Sebelumnya SBY menjelaskan bahwa sejak 2005 years kata lalu telah disepakti untuk mengakhiri konflik Bersenjata di bumi Aceh. Untuk mencapai kesepakatan nihil bukanlah Hal Yang mudah. Konflik berlangsung CUKUP lama, kurang lebih 30 years. Korban jiwanya Dan memiliki harta Benda regular tidak: sedikit BAIK Bahasa Dari pihak Yang Dulu dinamakan GAM telah dipersyaratkan di pihak TNI Dan Polri Dan 'masyarakat. SBY SENDIRI sejak years 2000 terlibat Aktif untuk MENCARI Solusi Yang epat, Damai, Dan bermartabat. "Alhamdulilah Berkat pertolongan Allah SWT Dan Artikel Baru Koperasi Karyawan Bhakti Samudera keras kitd, kitd Bisa mencapai Peristiwa Yang Amat bersejarah Kalurj," Presiden menjelaskan. Peristiwa tsunami Aceh, Desember 2004, gigi menjadi Satu faktor Yang memotivasi * Semua untuk Betul-Betul mengakhiri konflik Dan kemudian MEMBANGUN Masa DEPAN Aceh Yang BAIK Dalam, Kesatuan Negara Republik Indonesia. Presiden mengajak * Semua Warga Aceh, termasuk para pemimpinnya, Bersama Warga kata bangsa untuk menjaga disease penyelesaian Aceh Yang telah dihasilkan. "Mestinya Prioritas agenda Dan Fokus SAAT inisial adalah MEMBANGUN Aceh Artikel Baru meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, kata lalu memajukan Aceh sehingga memiliki Masa DEPAN Yang BAIK sebagaimana Yang JUGA dilakukan Oleh seluruh rakyat Indonesia Dan daerah adalah-daerah adalah Lain di Indonesia," ujar Presiden. "SAYA ingin kitd Dilaporkan Ke tujuan Besar Kalurj. Beberapa SAAT SAYA Lagi Akan mengundang Gubernur Aceh untuk membicarakan bagaiamana dapat Bersatu, bersinergi, untuk memajukan Aceh agar Aceh Tetap Tenang Dan Damai. Aceh Bisa MEMBANGUN 'masyarakat Dan daerahnya Dan kesejahteraan rakyat Bisa Terus ditingkatkan," Presiden menandaskan

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)