photo SKMENPEN.gif

Senin, 21 Januari 2013

Minggu, 20 Januari 2013, 17:54:33 WIB Sudetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur Mendesak untuk Dibangun

Jakarta: Pemerintah telah memutuskan untuk membuat sudetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). Rencana ini diperkirakan selesai di medio 2014 dengan sokongan dana Rp 500 miliar dari pemerintah pusat. Demikian ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan persnya usai rapat terbatas di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (20/1) siang. Masalah banjir di Jakarta bukan merupakan masalah baru. Ini sudah menjadi siklus tahunan sejak tahun 2002 dan 2007 lalu. Oleh karena itu, pemerintah telah berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan banjir ini dengan menyediakan anggaran sebesar 2 triliun rupiah. "Untuk prioritas, solusi banjir di Jakarta, jangka pendek dan jangka menengah, pemerintah menyiapkan Rp 2 triliun," kata SBY. Dana sebesar Rp 2 triliun itu rencananya dipakai untuk menyokong rencana jangka pendek dan jangka menengah. Untuk jangka pendek, Rp 300 miliar akan digunakan untuk menambah pompa dan 50 unit MCK (Mandi Cuci Kakus) keliling karena fasilitas tersebut sangat kurang memadai, terutama fasilitas MCK yang dinilai masih kurang. "Kita bisa selesaikan masalah pengungsi, kita berencana menambah 50 MCK mobile yang bisa digelar di manapun yang diperlukan," kata Presiden. Selain fasilitas MCK, Presiden SBY juga berencana menambah jumlah pompa untuk mempercepat surutnya air yang menggenangi permukiman warga. "Itu yang kita perlukan, kita alokasikan anggaran sekitar Rp 300 miliar," ujar Presiden. Sedangkan untuk rencana jangka menengah, Presiden telah memutuskan untuk membuat sudetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). Rencana ini diperkirakan selesai di medio 2014 dengan sokongan dana Rp 500 miliar dari pemerintah pusat. Selain itu, normalisasi sungai juga dilakukan, dengan estimasi biaya sekitar Rp 1,2 triliun dari APBN dan APBD DKI Jakarta. "Yang mendesak, sudetan di Ciliwung ke arah Timur. Mengapa? Ketika banjir minggu ini, KBB (Kanal Banjir Barat) yang menampung aliran sungai yang ada, mengalami kerusakan. KBT (Kanal Banjir Timur) relatif tidak terisi. Ini tidak menguntungkan. Beban dibagi dua, maka dampaknya tidak seperti ini,” Presiden menjelaskan. “Telah dilakukan studi kelayakan. Anggaran untuk membangun sudetan, ini prioritas pertama tahun ini, dan akan selesai medio 2014. Anggarannya 500 miliar rupiah. Segera dilakukan tahun ini, 2014 diselesaikan," tegasnya Presiden SBY mengungkapkan, banjir di DKI Jakarta tak bisa hanya diatasi oleh Pemprov DKI semata. Skalanya sudah sangat besar. Untuk itu, sinergi pemerintah pusat dan daerah serta para instansi terkait sangat diperlukan. Terlebih lagi kerja sama dan disiplin dari masyarakat. Dalam hal ini, pemerintah, baik pusat dan Pemprov DKI Jakarta menganggap adalah penting untuk mencari solusi yang strategis, bukan solusi tahunan. Paling tidak, bisa mengurangi dampak banjir secara signifikan. "Semua tahu telah ada perubahan iklim, hal ini bisa terjadi, sekarang belum aman. Dari BMKG mengatakan curah hujan masih akan berlangsung hingga Maret. Berjaga-jagalah jajaran BNPB, TNI, dan Polri yang ada di Jakarta dan seluruh Indonesia, agar rakyat aman. Bersiaplah dan minimalkan dampak banjir," SBY menekanka

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)