
Jepang telah meluncurkan sebuah satelit pengumpulan-intelijen pada roket H-2A.
Peluncuran berlangsung pada 1:40 PM, waktu setempat, pada hari Minggu di Tanegashima Space Center di Jepang selatan. Satelit telah pergi ke orbit mengelilingi bumi.
Peluncuran menandai sukses lepas landas 16 berturut-turut dari roket H-2A.
Satelit ini dilengkapi dengan sistem radar yang dapat mengambil gambar di malam hari dan dalam cuaca buruk. Satelit dilaporkan dapat mengambil gambar benda sekecil satu meter di bumi dari beberapa ratus kilometer di ruang angkasa.
Jepang meluncurkan pertama dua pengumpulan intelijen satelit di Maret 2003 di reaksi terhadap uji coba rudal Korea Utara tahun 1998.
Jepang memiliki satu satelit radar dan tiga orang optik dalam operasi.
Jepang awalnya direncanakan untuk memperkenalkan sistem pengintai yang terdiri dari dua satelit radar dan dua satelit optik untuk menutupi setiap bagian dari dunia sekali sehari.
Sebuah suksesnya penyebaran satelit radar akan menyelesaikan program.
Beberapa orang telah menunjukkan masalah dalam operasi dan penggunaan sistem.
Sistem satelit dikatakan telah digunakan setelah bencana 11 Maret dua tahun lalu untuk survei tingkat kerusakan. Tapi gambar itu tidak dipublikasikan karena takut mengungkap kemampuan sistem.
Beberapa mengkritik kerahasiaan pemerintah mengenai sistem, yang biaya sekitar 920 miliar yen, atau sekitar 10 miliar dolar.
0 komentar:
Posting Komentar