photo SKMENPEN.gif

Minggu, 27 Januari 2013

Anda berpikir membela "Rakyat?".

Anda berpikir membela "Rakyat?". Pernah anda berpikir membela "rakyat seperti apa.?" Disetiap kampanye partai selalu mengumbar janji,saya kalau menang akan memberikan kemakmuran pada rakyatt,tetapi setelah mereka menang,terkadang mereka meninggalkan rakyatnya?. Apakah seperti ini bisa dibilang memperjuangkan rakyat? Ini terjadi di sebagian partai,mungkin diantara beberapa partai ada yang benar-benar memperjuangkan rakyat.Sejauh ini penulis mengamati dari tahun 1973 sampai pada tahun sekarang yang bertepatan jatuh pada tahun 2013 yang terlihat baru bisa membuka kran kebebasan adalah Partai- Demokrat-juga- PDI Perjuangan dan Buat kran reformasi baru Golkar.Sementara itu beberapa partai lainnya mungkin masih perlu banyak belajar.Terlepas semua itu persoalannya bukan masalah banyak kursi di lembaga DPRI-RI atau DPRD.1 dan DPRD dua,tetapi disini yang utama adalah pernah anda berpikir membela "kepentingan rakyat?" dan Kemajuan masa depan Negara dan kelancaran roda pemerintahan? "Jika ya, apa konsepnya dan sudah berbuat apa anda sebagai yang mewakili rakyat?" Pertanyaan ini mungkin terlalu mendasar tetapi sulit juga buat dijawab.? sejauh ini banyak persoalan rakyat yang begitu mendasar terkadang oleh para wakilnya tidak sempat tersentuh, ambil contoh mengenai kebanjiran, mengenai,bencana alam,mengenai kelaparan,mengenai,kesehatan,juga pendidikan dan peningkatan hidup layak.?" Sejauh manakah semua anda telah melakukan ini semua? dan kapan semua itu pernah di lakukan?
"Mungkin anda akan ber -alibi bahwa yang dipertanyakan itu sudah dilakukan,dengan cara membuat angaran bersama Pemerintah.?" Jika jawabannya seperti itu.Setidaknya wajar,tetapi mengapa persoalan kehidupan yang berlaku setiap hari oleh bangsa Indonesia justru saat ini semakin menipis,? kebutuhan makan,kebutuhan sekolah,kebutuhan kerja,kebutuhan sandang,dan papan.? Persoalan ini mungkin terlalu kompleks,tetapi,seharusnya minimal sebagai perwakilan rakyat yang duduk disinggah sana- mau dia yang di pusat juga dia di tingkat satu dan dua."Harus bisa memberikan keringanan beban hidup mereka,dengan cara setiap wakil rakyat yang duduk disana harus mampuh dapat memberikan devisa baik kepada rakayat juga kepada Pemerintah. Pengamatan sementara mungkin DPRI-RI masih bekerja belum maksimal,artinya konsep yang sering dibuat atau yang diserahkan kepada pemerintah bisa dibilang kurang tepat."Seandainya DPR-RI melihat konsep itu kurang pas,seharusnya membuat yang lebih sempurna dan maksimal. "Dan DRR-RI seharusnya punya Zona,mana daerah yang harus diberikan stimulan,dan mana daerah yang harus dibantu segera. "Maaf penulis disini terlalu memberikan pandangan atau mengajari bajing melumpat.aaaa.Namun demikian masa jabatan anda mungkin hanya tinggal beberapa tahun lagi, "seandainya dari masa anda duduk dan rakyat menilai anda kurang berhasil ,"bisa kita bayangkan apakah anda akan terpilih kembali? Pertanyaan ini tidak perlu dijawab yang bisa menjawab adalah nanti,"Apakah anda akan terpilih,ataukah akan tersisihkan.?" Terlepas semua itu pertanyaannya, Seperti apakah anda mengapdi terhadap rakyat? "Dengarkan rakyat anda mendesis dengan keluh kesah yang menyayat kalbu,mereka terendam dengan kesusuhan hidup sehari-hari dan mereka merintih karena prihnya hidup dijaman yang penuh dengan sepekulasi. Pertanyaannya " siapakah yang harus dipercaya dijaman ini?". "Mendengar semua ini adakah yang tersentuh dan mau menoleh sejenak melihat keberadaan mereka." Disisni penulis hanya bisa mengingantkan kembali bahwa anda duduk disana oleh sebab rakyat,dan anda dapat berbagai fasilitas oleh sebab rakyat, oleh karena itu wajar bilah anda mengabdi juga kepada rakat dan pemerintah.Semoga.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)