photo SKMENPEN.gif

Senin, 06 Agustus 2012

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto tetap mendorong agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri bersinergi




Jakarta, . Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto tetap mendorong agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri bersinergi untuk menangani dugaan kasus korupsi di Korps Lalu Lintas Polri. Kedua lembaga diminta untuk fokus pada tindakan dan proses hukumnya, bukan pada polemik kewenangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam konferensi pers di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8).  Menko Polhukam kembali menjelaskan hasil pertemuan pimpinan KPK dan Polri, Selasa (31/7) lalu. Menurut laporan yang diterima Menko Polhukam, KPK dan Polri sepakat bersinergi melakukan tindakan hukum terhadap kasus korupsi ini. Disepakati penanganan kasus mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo ditangani oleh KPK. Sedangkan tersangka pejabat pembuat komitmen dan bawahannya ditangani oleh Polri.
Kesepakatan itu ada dasar hukumnya, yaitu UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK, KUHAP, dan Memorandum of Understanding (MoU) Polri, KPK dan Kejaksaan Agung dalam penanganan perkara,” kata Menko Polhukam.
Lebih lanjut Menko Polhukam mengatakan, polemik yang terjadi saat ini seolah-olah KPK bertentangan dengan Polri oleh karenanya perlu dicarikan solusi. Agar fokus pada kasusnya, bukan siapa yang benar.
Pada kesempatan tersebut Menko Polhukam meminta agar pimpinan KPK dan Polri kembali bertemu. Bertemu dalam suasana tenang dan damai, tidak konfrontatif. “Setelah itu dirumuskan kembali apa yang menjadi butir-butir kesepakatan yang lalu dan tampillah kedua lembaga ini di media untuk menjelaskan bersama-sama,” jelas Menko Polhukam.
Menko Polhukam menghimbau kepada teman-teman media untuk lebih menyoroti, lebih fokus pada penyelesaian kasus hukumnya, fokus menyoroti tindak pidana korupsinya untuk ditindak lanjuti, dibandingkan lebih mengemukakan persengketaan yang menjadi polemik saat ini.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)