photo SKMENPEN.gif

Kamis, 02 Agustus 2012

Dua independen hak asasi manusia PBB ahli hari ini menyerukan kepada semua negara

2 Agustus 2012 -Dua independen hak asasi manusia PBB ahli hari ini menyerukan kepada semua negara, terutama mereka dengan masyarakat Roma, untuk menghadapi zaman modern kebencian, kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok ini dan menemukan solusi untuk pengecualian gigih mereka.
Komentar mereka datang pada Hari Peringatan Holocaust AS Roma, atau 'Pharrajimos' dalam bahasa Romani, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 2 Agustus. Beberapa 3.000 Roma dan Sinti dibunuh pada malam 02-03 Agustus 1944, ketika "Gypsy" kamp di kompleks kamp konsentrasi Auschwitz-Birkenau dilikuidasi oleh rezim Nazi.
Ahli Independen PBB tentang isu-isu minoritas, Rita Izsák, yang adalah dirinya sendiri asal Roma Hungaria, mengatakan tidak cukup sedang dilakukan untuk menantang "pasang naik permusuhan dan diskriminasi melawan Roma di Eropa yang membuat malu masyarakat."
Ms Izsák, yang pengalaman pribadi dengan rasisme dan diskriminasi telah mengilhami pekerjaannya untuk hak-hak minoritas, mendesak Amerika untuk mengambil sikap tanpa toleransi terhadap tindakan-tindakan anti-Roma, kebencian ekstremisme dan kekerasan, menurut siaran berita yang dikeluarkan oleh Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR).
Selain itu, Pelapor Khusus PBB tentang bentuk-bentuk kontemporer rasisme, diskriminasi rasial, xenofobia dan intoleransi terkait, Mutuma Ruteere, menyerukan peningkatan kesadaran dan tindakan untuk mengatasi masalah ini.
"Pengajaran di sekolah tentang sejarah Roma, termasuk genosida yang mereka derita selama rezim Nazi, dan peningkatan kesadaran langkah-langkah untuk menginformasikan dan menyadarkan penduduk tentang identitas Roma dan budaya sangat penting untuk mengatasi prasangka gigih bahwa bahan bakar rasisme dan intoleransi terhadap mereka , "kata Mr Ruteere.
"Harus ada pesan kuat bahwa Roma adalah bagian terhormat masyarakat - tidak hanya dengan kata, tetapi dalam tindakan nyata - untuk melindungi Roma dan meningkatkan kondisi kehidupan dan inklusi," tambahnya.
Para ahli, yang melapor ke Dewan HAM PBB di Jenewa dalam kapasitas independen dan belum dibayar, memuji upaya dan inisiatif dalam Kerangka Uni Eropa untuk 2011 Strategi Integrasi Nasional Roma.
Dalam Kerangka, negara-negara anggota Uni Eropa telah sepakat untuk mempersiapkan strategi nasional inklusi Roma, atau set terintegrasi langkah-langkah kebijakan dalam kebijakan yang lebih luas mereka inklusi sosial untuk memperbaiki situasi Roma.
Diperkirakan bahwa hingga 12 juta Roma tinggal di Eropa, dan lainnya yang cukup besar Roma populasi hidup di Amerika Latin dan wilayah lain, kebanyakan dari mereka di pinggiran masyarakat.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)