photo SKMENPEN.gif

Jumat, 27 Juli 2012

Penerimaan Pajak dan Bea Cukai Terus Meningkat

Jakarta: Meskipun masih ada penyimpangan, penerimaan negara dari pajak naik sekitar 16 antara tahun 2005-2010. Tahun 2012 ditargetkan meningkat 19,5 persen. Apalagi jika kebocoran tersebut bisa kita cegah.



Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada bagian lain keterangan persnya seusai rapat koordinasi di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (27/7) petang. Rapat membahas kebijakan fiskal, bea cukai, dan perpajakan.

"Ini membangun optimisme baru. Meskipun masih ada yang belum patuh membayar pajak, bocor di sana sini, penerimaan pajaknya naik. Apalagi kalau tahun-tahun mendatang kita sungguh mencegah kebocoran dan membuat saudara-saudara kita yang wajib membayar pajak dengan benar, tentu lebih tinggi lagi penerimaan pajak kita," kata Presiden SBY.

Tahun 2011 penerimaan dari pajak naik 18 persen menjadi sebesar Rp 742 triliun, dan 2012 ditargetkan Rp 885 triliun atau naik 19,5 persen. Hal ini, ujar Presiden SBY, menandakan adanya intervensi, peningkatan, dan pembenahan.

Mengenai kepatuhan pembayar pajak yang masih lemah, SBY menggarisbawahi untuk dipenuhi terlebih dahulu pembayaran pajak sebagaimana yang sudah menjadi aturan yang berlaku. Tahapan berikutnya, manakala memang masih terasa belum tepat dan adil bisa di tata kembali.

"Akan bagus kehidupan di negeri ini, adil betul, karena dengan para pembayar pajak membayarkan pajaknya kepada negara sebagaimana yang diharapkan, negara bisa mengalirkan kepada rakyat miskin dan saudara kita yang berpengasilan rendah," Presiden menambahkan. "Dengan demikian akan tercipta keadilan sosial dan gap antara yang punya dan tidak punya tidak semakin melebar."

Setiap tahun Presiden SBY selalu membayar pajak. Ia ingin memberi contoh bahwa seorang presiden juga menjadi wajib pajak sebagaimana diatur oleh udang-undang.

Selain pajak, penerimaan negara dari bea dan cukai juga meningkat. Tahun 2009 senilai Rp 77 triliun dan tahun 2011 menjadi Rp 133 triliun. "Hampir dua kali lipat dalam bentangan waktu 2009 hingga 2011," SBY menjelaskan.

Sebenarnya masih ada ruang untuk meningkatkannya lagi. Karena walaupun jajaran Kementerian Keuangan sudah berbenah diri, masih ada penyimpangan dan kesalahan dalam praktik. "Menyangkut bea dan cukai, ada pemikirian untuk menambah petugas lagi," ujar Kepala Negara

Sebagai perbandingan, menurut Presiden, negara tetangga Malaysia memiliki petugas bea dan cukai sebanyak 15 ribu personel, sedangkan Indonesia baru sekitar 10 ribu petugas.

Dari segi ekonmi, geografi, dan volume perdagangan Indonesia sekarang dan ke depan akan lebih meningkat lagi. Presiden SBY meminta soal penambahan personel bea dan cukai ini dibicarakan dengan baik-baik. (dit)

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)