Rapat terbatas bidang polhukam yang dimulai pukul 07.00 WIB berlangsung selama kurang lebih satu jam dan menghadirkan seluruh jajaran tinggi militer. Nampak hadir dalam rapat tersebut antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kapolri Timur Pradopo, Panglima TNI Agus Suhartono, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kepala BIN Marciano Norman dan tiga jajaran tinggi militer, KSAD Pramono Edhie Wibowo, KSAU Imam Sufaat , dan KSAL Soeparno.
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menjelaskan, sebagian dari materi rapat merupakan laporan dari Menko Polhukam dan hasil kunjungan kerjanya ke Papua. "Bapak Presiden menerima laporan dari Menko Polhukam mengenai kunjungan kerjanya dari Papua dan tentu Bapak Presiden mengucapkan terima kasih, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintahan yang telah melakukan tugas ke sana. Menjalin komunikasi dengan aktif, bersama-sama mencari solusi yang positif terhadap permasalahan di sana, dan progress-nya sangat baik. Jadi tentu ke depan ini diharapkan akan dijaga, yang utama adalah komunikasi antara pusat dan tentu di Papua sendiri," ujar Julian.
Selain masalah di Papua, Presiden juga meminta untuk dilaporkan mengenai perkembangan terakhir kecelakaan pesawat Fokker 27 di Halim.


0 komentar:
Posting Komentar