photo SKMENPEN.gif

Sabtu, 16 Juni 2012

Jumat, 15 Juni 2012, 14:59:20 WIB SBY: Pertemuan G20 Penting untuk Selamatkan Perekonomian Global

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri pertemuan puncak G20 di Los Cabos, Meksiko. Pertemuan ini amat penting mengingat situasi perekonomian global belum pulih benar. Selain permasalahan ekonomi di kawasan Eropa, G20 kali ini juga akan membahas masalah baru yang dihadapi oleh negara berkembang, seperti pelambatan pertumbuhan di beberapa negara, misalnya Tiongkok, India, dan Brasil.




"Fokus pertemuan G20 di Los Cabos akan mencakup dua hal itu, seraya secara bersama-sama bisa menyelamatkan perekonomian global dewasa ini. Paling tidak ada empat agenda yang akan dibahas di Los Cabos nanti," kata SBY dalam keterangan persnya mengenai agenda yang akan diikutinya selama berada di Amerika Latin, sebelum bertolak ke Meksiko, di Ruang VVIP, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (15/6) siang.

Pertama, para pemimpin negara G20 akan membahas upaya untuk tetap menjaga ekonomi global yang sehat, sekaligus pertumbuhan ekonomi yang kuat, berimbang, dan berkelanjutan. "Itu tidak mudah, mengingat persoalan yang kita hadapi dewasa ini. Indonesia akan berkontribusi karena ekonomi kita justru pada tingkatan yang tinggi diukur dari ekonomi negara-negara lain. Pasar domestik kita juga tumbuh, kelas menengah juga tumbuh, dengan demikian kalau tren demikian bisa dijaga, kita bisa berkontribusi secara bersama dengan ekonomi ASEAN dan Asia bagi terjaganya pertumbuhan ekonomi global yang kuat, berimbang, dan berkelanjutan," ujar SBY.

Agenda kedua dalam forum G20 adalah untuk memperkuat arsitektur dan sistem perkenomian dunia. Presiden melihat krisis perbankan di beberapa negara dengan harus mengeluarkan biaya yang amat mahal untuk memulihkannya. Masih terkait dengan sistem finansial, pemimpin G20 juga akan membahas financial inclusion karena isu ini bukan hanya hangat di negara-negara berkembang tetapi juga negara maju.

"Kita akan berkontribusi karena kita sudah menjalankan program kredit mikro dan juga financial inclusion, sebagai contoh kredit usaha rakyat dengan jutaan rakyat yang mendapatkan bantuan permodalan," Kepala Negara menjelaskan.

Isu ketiga adalah persoalan pembangunan. Pembangunan dengan ekonomi hijau, infrastuktur, dan ketahanan pangan. Menurut SBY, ini juga menjadi kepedulian Indonesia dan negara berkembang. "Kami bersama pemimpin yang lain akan merumuskan bagaimana kerja sama yang efektif untuk memastikan pembangunan ini berkelanjutan, mengalamatkan apa yang diinginkan oleh rakyat terutama ketahananan pangan, dan juga infrastuktur yang harus dibangun," terang Presiden SBY.

"Indonesia, terus terang, punya kepentingan di sini karena kita terus membangun konektivitas domestik kita sebagai bagian dari membangun konektivitas ASEAN," SBY melanjutkan.

Keempat, adalah agenda yang berkaitan dengan perdagangan, penciptaan lapangan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Para pemimpin G20 akan menjaga agar perekonomian global tidak merosot secara tajam. Tanda-tandanya sudah nampak dari negara-negara yang akan tadinya unggul di perdagangan juga menurun. Indonesia sudah mulai terimbas meskipun masih pada level yang bisa dijaga. "Kita ingin secara bersama menjaga perdagangan internasional tetap berlangsung dengan minimal menyangga pertumbuhan yang kita anggap layak untuk dicapai," kata Kepala Negara.

Di samping pertemuan G20, seperti biasa, Presiden SBY akan menyisipkan pertemuan bilateral. Telah dirancang pertemuan dengan PM Jepang, Inggris, dan Rusia. "Ini sangat penting, utamanya di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Jepang. Saya juga akan bertemu dengan PM Inggris. Sebagaimana yang diketahui, Sekjen PBB telah menunjuk tiga pejabat, yaitu saya, PM Inggris, dan Presiden Liberia sebagai ketua bersama di New York pada bulan September untuk menghimpun pemikiran pemimpin dunia agar dunia punya kerangka kerja baru pasca MDGs pada tahun 2015 nanti, juga pasca Kyoto Protocol yang jatuh tempo tahun ini," jelas SBY.

Pada pertemuan bilateral dengan PM Inggris David Cameron, SBY akan memanfaatkannya dengan bertukar pikiran. "Meskipun Indonesia sudah punya posisi, kita sudah punya opsi yang paling baik pada kerja sama global, itu tentu akan kami serasikan dengan ketua bersama yang lain," ujar Kepala Negara.

Di Los Cabos, Meksiko, SBY juga diundang untuk memberikan pernyataan di financial inclusion event. Juga akan ada pertemuan perkumpulan bisnis dimana pelaku ekonomi Indonesia juga akan hadir. "Minat untuk berinvestasi di Indonesia dan bekerja sama dengan investor domestik tinggi sekali, maka kita akan sampaikan bahwa Indonesia punya arah, kebijakan, dan masterplan, dengan demikian kerja sama itu diperlukan. Kerja sama yang adil, saling menguntungkan, dan fair, serta yang paling utama memberi manfaat yang besar bagi rakyat Indonesia," ungkap Kepala Negara.

Mendampingi Presiden saat memberikan keterangan pers, antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menhut Zulkifli Hasan, Seskab Dipo Alam, Ketua KEN Chairul Tandjung, dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)