photo SKMENPEN.gif

Sabtu, 02 Juni 2012

China's Manufacturing Slowdown to Hit African Suppliers

Addis Ababa - Seorang pejabat senior yang Bank Dunia mengatakan perlambatan manufaktur di Cina kemungkinan akan berdampak pertumbuhan ekonomi Afrika. Tapi, risiko itu bisa berubah menjadi kesempatan bagi ekonomi Afrika muncul.



Wakil Presiden Bank Dunia untuk Afrika Makhtar Diop mengatakan pihaknya sangat tertarik untuk melihat akibat dari perlambatan ekonomi China pada pemasok komoditas, banyak di antaranya berada di Afrika.

Kantor berita pekan ini telah melaporkan bahwa penurunan manufaktur China adalah menambah kekhawatiran tentang efek riak global krisis utang negara Eropa.

Diop, ekonomi Senegal dan mantan menteri keuangan, mengatakan melemahnya manufaktur China dekade yang lalu akan menjadi berarti bagi Afrika. Tapi hari ini sangat penting.

"Saya tidak memiliki angka, tapi itu sesuatu yang baru yang kita perlu mempertimbangkan, itu tidak, ketika kami melakukan latihan yang sama 10 tahun yang lalu, kita tidak akan melihat aspek itu karena Cina bukan perdagangan besar bermitra dengan Afrika, "kata Diop. "Hari ini Cina adalah mitra dagang penting, dan kita perlu mempertimbangkan apa yang terjadi di pasar tersebut."

Country Director Bank Dunia untuk Ethiopia Guang Chen mengatakan krisis utang Eropa dan perlambatan pembuatan berikutnya Cina mungkin berubah menjadi kesempatan bagi ekonomi Afrika berkembang. Dia mengatakan produsen ingin menyimpan uang cenderung untuk memberikan negara-negara miskin seperti Ethiopia melihat lagi.

"Ini adalah risiko dan juga kesempatan dalam arti bahwa beberapa perusahaan manufaktur di Cina akan berada di bawah tekanan biaya lebih dalam bersaing dalam lingkungan ini, dan mereka mungkin memiliki dorongan lebih kuat untuk diversifikasi ke lokasi yang mana biaya input dapat lebih rendah, "kata Chen. "Jadi ini juga merupakan kesempatan untuk Afrika, negara-negara seperti Ethiopia, mungkin memasuki jenis diversifikasi produk [di] basis industri."

Makhtar Diop mengatakan antara prioritas sebagai wakil presiden Bank Dunia untuk Afrika akan mempromosikan produktivitas pertanian yang lebih besar di seluruh benua.

Para bankir Senegal mantan kepada wartawan ia tidak melihat adanya "peluru perak" (solusi ajaib) untuk mengakhiri produktivitas rendah di negara-negara Afrika yang begitu banyak. Dia mengatakan mekanisme diperlukan untuk memungkinkan para petani kecil untuk mengadopsi teknologi baru, serta sebagai sistem yang insulates mereka dari guncangan pasar dan memungkinkan mereka untuk mengambil risiko yang menyebabkan profitabilitas yang lebih besar.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)