Jakarta: The Wall Street Journal (WSJ) bakal terbit dalam edisi bahas Indonesia. Mereka juga akan menempatkan reporternya di Jakarta.
Niatan tersebut disampaikan Redaktur Pelaksana WSJ Robert Thomson, yang juga Pemimpin Redaksi Dow Jones & co, ketika diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Selasa (29/5) pukul 17.00 WIB.
Thomson datang bersama Kepala Biro WSJ Asia Tenggara Patrick Barta, Koresponden WSJ Eric Bellman, dan Kepala Biro Dow Jones Indonesia I Made Sentana. Mereka menyampaikan niat WSJ untuk melakukan investasi di Indonesia.
"Kedatangan kami ke hadapan bapak Presiden adalah untuk menyampaikan rencana kami untuk melakukan investasi kecil di dua area," ujar Robert Thomson.
Pertama, WSJ akan membawa lebih banyak reporter ke Indonesia agar dunia mengenal Indonesia dengan lebih baik. Kedua, untuk menyadur berita-berita global ke dalam bahasa Indonesia. "Agar Indonesia dapat lebih mengenal dunia," Thomson menjelaskan.
Presiden SBY dalam pertemuan ini, didampingi Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, dan Juru Bicara Julian Aldrin Pasha. (arc)



0 komentar:
Posting Komentar