photo SKMENPEN.gif

Kamis, 31 Mei 2012

Mengapa Wanita Harus terganjal-Menjadi Pemimpin di Indonesia? Oleh Andri Luntungan.

Persoalan Gender mungkin selalu menjadi polemik,dimana wanita memang terlahir selalu harus dibawa ketiak Pria,namun demikian apakah salah bilah dijaman seperti

Foto Hanya Ispirasi
sekarang bilah kaum wanita ditampilkan buat menjadi Pemimpin? yang mana jumlah wanita disaat ini bisa dibilang populasinya mulai besar dibandingkan dengan Pria,di Indonesia hal ini berdasarkan sensus yang ada,menurut sensus wanita dengan Pria perbandingan 1 banding empat,di Negara Indonesia."Melihat semua ini penulis melihat alangkah wajar jika saat seperti ini Indonesia perlu menampilkan seorang Kartini,oleh sebab kartini Indonesia memang sudah maju bahkan memiliki kemampuan untuk dapat tampil menjadi Pemimpin diberbagai sektor,baik didunia perbankan juga didunia lainya,artinya saat ini Indonesia masih terlalu minim Wanita untuk bisa tampil oleh sebab terganjal oleh berbagai alibi yang sangant tidak masuk akal, sekaliogus kurangnya pria menghormati wanita.berangakat dari semua itu akhirnya wanita menjadi pesimis untuk tampil."Adakah Pria pernah berpikir bagaimana sibuknya Wanita mendapingi Pria dari melayani memasak, mengasih anak mengatur uang bulanan dan sebagainya ditambah pulah harus menyusui bayi dan sebgaianya,melihat semua ini stidaknya beban yang ditimpahkan kepada Wanita cukup berat dan tidak mudah di kerjakan oleh Pria." Selanjutnya apakah salah bilah Wanita yang tadinya begitu berat beban ditimpahkan dan kini diberikan kebebasan,untuk dapat membuang semua kepenatan yang dihadapinya." Semua itu tergantung pada kesadaran Pria adanya,selama pria tidak pernah mau memberikan peluang kepada wanita untuk mengembangkan apresiasinya manalah mungkin mereka dapat mengembangkan kemapuannya? Melihat semua ini enulis sangant tersentuh melihat keberadan Wanita mengapa mereka seau hanya dijadikan pendamping belaka bahkan segalanya terkadang Pria lebih banyak mengaturnya,seakan pria yang gagah dan hebat merasa takut bilah wanita bisa menjadi Prmimpin didalam rumah tangga maupun diberbagai bidang,seakan Pria terlalu egois,dan terlalu juga takut. Mengapa harus seperti itu? Bukankah sekuat-kuatnya wanita tetap dia adalah wanita tidak seperti pria.Namun demikian Wanita juga punya kelibihan yang tidak dimiliki Pria,artinya dia mapuh melahirkan,juga dia dalam kondisi lemah mapuh juga memberikan susu pada anakmya. Pertanyaannya apakah Pria mampuh meberikan Susu pada anaknya atau melahirkan seprti halanya seorang Ibu? jawabnya tidak.lantas apa artinya kehebatan Pria? menoleh semua itu penulis mengajak kepada semua teman Pria Hormatilah Ibu yang melahirkan kita,jadikanlah Ibu adalah sebgai Pemimpin. Baik di Rumah juga diluar agar kepenatan yang telah selama ini dirasakan dapat hilang dan segar kemabali. "Persoalannya adalah maukah semua Pria di Indonesia memberikan respon kepada wanita untuk dapat duduk sebagai Pemimpin.? Selama pria masi egois jangan harap wanita dapat tampil untuk memimpin diberbagai bidang."Mengapa kita sebagai Pria tidak pernah mau bercermin kepada Negara yang Saat ini Pemimpinya wanita. Ingris.Korea,dan India juga masih banyak lagi yang negaranya di Pimpin oleh wanita ternyata keberhasilannya hebat,Lantas kenapa Pria Indonesia begitu bengis dan kurang rela bilah wanita memimpin. "Apakah Pria di Indonesia memang terlahir seperti ini ataukah memang Pria Indonesia lebih suka menindas wanita,sehingga jika wanita ada diatas selalu kurang senang? bilah seperti ini adanya-apakah bisa wanita duduk menjadi pemimpin? jawabnya tentu tidak. Oleh karena itu Penulis mengajak dan menyentuh kepada semua pria memberikan Peluang kepada Ibu-Ibunya untuk dapat menjadi Pemimpin,agar merka dapat mengembangkan kreasinya diberbagai bidang.semoga.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)