skip to main |
skip to sidebar
Hasil Pemilu Di Indonesia Lucu Hitungan Suara Disampaikan KPU Pusat Adalah Diduga Sudah Di Rekayasa

Hasil Pemilu Di Indonesia Lucu Hitungan Suara Disampaikan KPU Pusat Adalah Diduga Sudah Di Rekayasa
"Jika anda mau melihat bagaimana Pmilihan paling lucu dan tidak berdasarkan suara asli,mungkin hanya Indonesia tempatnya, mereka mengambil hasil suara tidak berdasarkan keaslian suara dalam kota tetapi mereka hanya mengambil dari hasil suara rekayasa dan hasilnya juga calek-calek yang nanti hidupnya penuh rekayasa dan tidak asli mengabdi pada bangsa dan negara."Terbukti yang tampil sekarang hanya orang-orang tidak punya kepribadian hidup jujur,mereka hadir dari kalangan yang menakutkan,artinya orang-orang penuh dengan kejahatan,dan juga mereka hidup tidak punya rasa kemanuasiaan,artinya sudah tahu suara yang mereka dapat adalah tidak asli mengapa mereka tidak mengoreksi tetapi mereka lebih suka terhadap segala kepalsuan."Jika Negara yang tampil dari kepalsuan apa mungkin akan dapat kekal,?yang ada mereka akan mendapat sebuah kerusakan,apa Negaranya juga berbagai ekonominya yang mana bahwa mereka hadir dengan kemauan yang tidak berdasarkan kejujran dan berpikiran Demokrasi,"artinya kesadaran nasional terhadap buat menjadi jujur dan benar seperti mereka kurang mau.dan mereka lebih suka pemilihan di Indonesia harus dipaksakan curang dan tidak berlaku jujur oleh sebab mereka terlanjur terlahir dari ketidak jujuran akhirnya hidup mereka penuh dengan kejahatan dan prilaku curang dan kejam buat mereka sudah menjadi kebiasaan.Kehadiran Demokrasi sebenarnya telah berhasil membuat mereka tengelam tetapi kini kebangkitan mereka datang lagi dan jelas mereka akan membuat kembali prilaku yang pernah dilakukan mereka dijaman mereka pernah menduduki jabatan dimasa itu.Pengamat menilai sementara ini bahwa pemilu di Indonesia harus segera kembali diulang atau segala kotak yang tersebar di Indonesia harus kembali dihitung ,hasil laporan hitungan yang sekarang adalah palsu atau bisa dikatakan hanya formalitas belaka yang mana bahwa sebelumnya kertas itu telah dibuat oleh orang tetntu dengan tujuan buat memenangakan seseorang dan anehnya KPU dan PPK seakan-akan membiarkan hal seperti itu dan yang lebih ironis Panwaslu membiarkan semua itu juga MK,seperti tidak perduli terhadap keluh kesah bangsa yang saat ini disuarakan."Seharusnya Pesoalan adanya dugaan pemilu suara yang disampaikan adalah palsu atau hanya sebuah formalitas MK,mengambil alih dan mengumpulkan semua kotak untuk dihitung ulang." tetapi sapai saat ini segala teriakan dari masyarkat oleh MK dan Panwaslu Juga KPU. Seperti tidak digubris.Pengamat memantau pemilu di Indonesia adalah tidak asli bahwa suara masyarakat dihitung tidak benar,artinya hampir semua suara yang dilaporkan adalah seperti sudah dibuat -buat jauh-jauh hari diambil dari berdasarkan disduk,didaerah masing-masing setelah itu dipersentasikan suaranya dengan mitoda mengacak hitungan yang benar. Melihat semua ini penulis menyayangkan bahwa suara masyarkat tidak dihitung jelas sudah merugikan masyarkat.Pengamat meminta kepada dunia yang menangani masalah pemilihan umum Indonesia untuk mengambil alih semua,oleh sebab pemilihan Umum yang saat ini ditangani oleh KPU sepertinya sudah terkontamisani oleh permainan tidak baik. Semoga.
0 komentar:
Posting Komentar