photo SKMENPEN.gif

Kamis, 20 Februari 2014

Keberhasilan UN PBB DI Mana.? (Andri Luntungan)











Teguran  PBB,agar segala bentuk pelanggaran  HAM  dan korupsi harus,segera dihentikan,sepertinya dianggap angin lalu,terbukti sebagian besar Negara -negara dunia perilaku korupsi dan pelanggaran HAM,masi ada dan berlaku diberbagai negara,dan hal itu jangan disebut negaranya."Tapi jika angota masyarakat dibelahan dunia ini,oleh PBB di diadakan poling,silahkan anda boleh melaporkan korupsi dinegara anda juga pelanggaran HAM yang belum terungkap,penulis yakin warga diberbagai negara akan melaporkannya."Persoalannya,mengapa warga diberbagai negara tidak berani melaporkan,berbagai kejadian didalam negara mereka,oleh sebab mereka merasa takut diancam atau dibunuh,bisa juga mereka diusir dengan cara memberikan mereka sebuah bayangan yang menakutkan."Seharusnya di PBB,punya program yang berkesinambungan artinya,4,tahun pertama harus berbuat apa?, 4 tahun kedua bagaimana dan seterusnya,ambil contoh,seumpama 4,tahun pertama mengerjakan proposal pemberantasan korupsi dan pelanggaran HAM ,dan 4 tahun kedua adalah menata ekonomi.dan Perdmaian." Sejauh ini PBB Masih banyak utang terhadap masyarkat dunia,terhadap Pelanggaran,yang diajukan masyarakat asia ada yang belum diseslesaikan.seperti di Indonesia,RRC,Fiatnam,begitu juga tindak pidana korupsi,sejauh iini penulis belum mendapatkan laporanya keberhasilan yang telah diperoleh PBB,apakah pelku korupsi diberbagai negara sudah mulai sadar ataukah pertumbuhan korupsi meningkat.?. "Seandainya semua perwakilan negara yang duduk di PBB sepakat dengan proposal 4tahun. pertama hasil sidang memberantas korupsi dan mengungkap pelanggaran HAM,dan 4.tahun kedua menata ekonomi dan perdamaiana,ditabah 4 tahun ,3,meningkatkan pariwisata dan pertanian,dan seterusnya,dan   setiap empat tahun di evaluasi,sudah sejauh mana segala himbauan itu,"dilaksanakan atau tidak." oleh setiap-tiap kepala negara,dan apa semua yang di sampaikan dilaksanakan,oleh para kepala negara dunia.?" Jika tidak dilaksanakan PBB harus berani mengabil sikap buat menindak,dan mengambil setiap kepala negara yang merendahkan himbauan itu,disidangkan dihadapan para perwakilan angota PBB yang berada didalam UN-PBB,setelah terbukti  jika kepala negara itu dengan sengaja menyepelehkan berikan hukuman langsung didalam rapat sidang angota PBB.Penilaian sementara para perwakilan angota PBB yang seharusnya punya keberanian menidak setiap kepala negara yang nakal dan para pelanggar HAM , hal itu seperti kurang berfungsi,"apakah aturan UN PBB saat ini hanya sebatas menghimbau,? atau PBB disana juga punya kewenagan buat menindak bagi









negara yang bandel?." Mungkin para angota UN PBB bisa meilihat sendiri bagaimana kenakalan para kepala negara,artinya berbagai himbauan PBB,oleh mereka seperti dibiarkan dan hanya didengar setengah hati, dan separoh telinga."Jika seperti itu adanya dimana Keperkasaan PBB, Penulis tersentuh jika lembaga yang perkasa sudah mulai dianggap rendah oleh setiap-tiap kepala negara bagaimana?."Harapan Penulis Mulai sekarang PBB harus ambil jalan pintas,yang popeler sekarang adalah Korupsi dan pelanggaran HAM.Ini saja yang harus dikerjakan,dulu,sampai selesai.Semoga.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)