
Peluang Dunia untuk menata ekonomi masa depan dan berlalunya sebuah cita -cita MDGs,dan seteerusnya menuju SDGs,setidaknya,mulai dari sekarang segala kepela Negara didunia sudah harus membuat proposal untuk kedepan,"seperti apa pelepasan MDGs,dan sudah sampai sejauh mana keberhasilan yang dicapai dan seperti apa bentuknya,?" Mungkin MDGs,sudah tercapai atau semboyan itu tergerus dengan terpaan krisis.Disadari atau tidak apa yang belum tercapai dalam sebuah semboyan MDGs,seharusnya bisa dijadikan bahan pertimbangan dan pembahasan didalam sidang PBB nanti,atau pada saat pertemuan terbatas tingkat mentri keuangan baik G7 dan G20,artinya didalam pertemuan itu setiap mentri sudah harus bisa memberikan proposal capaian.Dan Selanjutnya menyambut SDGs,yang sudah dekat didepan mata yang tinggal beberapa bulan lagi sekiranya apa yang akan dimulai.? apakah melanjutkan pembenahan ekonmi,dahulu,atau perkembangan Industri,atau kemanusiaan,atau menyangkut masalah perdamaian dunia,"Tahun 2015 tidak lama lagi sementara capaian MDGs,sampai saat ini belum bisa dibilang terlihat,butir -butir yang di rekomondasikan mungkin ada juga yang tertinggal." Lantas semboyan yang baru nanti di tahun 2015 SDGs- sudah didipan mata.Sejauh ini penulis belum menerima rekomandasi MDGs,tapi disini penulis menilai bahwa MDGs,ada bebberapa butir mungkin telah dicapai,dan disisi lain ada beberapa butir yang mungkin tertinggal dan harus dilanjutkan oleh Seboyan didepan SDGs,"pertanyaannya,apa yang di cita-citakan MDGs,? dan seperti apa capaiannya.?",seandainya ada sebuah kekurangan nantinya harus bagaimana,? Melihat seperti itu disini penulis berkeyakinan bahwa disaat penataan ekonomi dan masa depan bagi setiap Negra harus mempuh memulihkan sebuah devisa dalam Negara setidaknya semua akan membutuhkan itu."tapi sejauh mana setiap Negra bisa meyakinkan pertumbuhan mereka.? dan sudah sampai dimana,?",selanjutnya andai nantinya ternyata ada beberpa Negara yang boleh dibilang belum mencapai target atau tetap kondisinya tertinggal dan disa tetap terjadi devisit,seperti apa penaggulangannya.?. Terlepas semua itu,yang jelas semboyan MDGs,seharusnya tercapai dengan poin yang cemerlang,dan jika tidak tercapai berarti anggap saja bahwa semboyan itu hanya sebuah uji coba yang akhirnya diteroima dengan tangan terbuka oleh semua. "Mari semua belajar merenung melihat,dan semua jangan ada lagi saling menyalahkan,tapi jadikan semua yang dianggap gagal hanya sebuah cita-cita yang tertunda." Melihat ini penulis tersentuh dan hanya bisa berdoa kepada Tuhan Juru Selam Dunia Untuk memberikan Karunia buat manusia di dunia dan bagi yang percaya. Dan Nanti ditahun 2015 semua akan menerima semboyan bersama SDGs.Dan harapan penulis jadikan Semboyan SDGs dibarengi dengan kerja keras dan kejujuran juga kebaikan dalam permainan bisnis dan perdagangan. Akhirnya dengan kata akhir penulis meomhon pada Tuhan agar semoboyan SDGs,didamping oleh Tuhan dan apa yang di cita-citakan oleh manusia tercapai.
0 komentar:
Posting Komentar