
10 April 2013 - Dengan Dewan Keamanan PBB menetapkan hari ini untuk bertemu di Republik Afrika Tengah (CAR), di mana pemberontak bersenjata merebut kekuasaan dua pekan lalu, lebih dari 23 ton obat-obatan esensial dan tangki air yang disampaikan oleh Anak PBB Dana untuk membantu sekitar 200.000 orang.
"Pengiriman ini merupakan langkah penting dalam memungkinkan anak-anak dan penduduk pada umumnya untuk mendapatkan kembali akses dasar ke perawatan medis," kata Souleymane Diabate, Perwakilan UNICEF di CAR, dimana bantuan itu disampaikan hari Senin. "Namun, ini hanyalah puncak gunung es dalam hal kebutuhan. Begitu banyak yang telah hilang dalam penjarahan di negara di mana anak-anak sudah menghadapi beberapa kondisi kelangsungan hidup yang paling sulit di dunia. "
Kit darurat medis akan digunakan untuk mengobati sekitar 200.000 orang yang terkena dampak konflik untuk tiga bulan ke depan. Tangki air akan mengamankan penyediaan air di rumah sakit utama dan pusat kesehatan di ibukota, Bangui, dan daerah lainnya.
Ketidakamanan dan penjarahan telah meluas sejak kekuasaan ambil oleh koalisi pemberontak Séléka. UNICEF sekarang memperkirakan bahwa seluruh penduduk Republik Afrika Tengah, sekitar 4,6 juta orang, termasuk lebih dari 2,3 juta anak, secara langsung dipengaruhi oleh konflik karena runtuhnya layanan dan hukum dan ketertiban. Badan-badan PBB dan organisasi non-pemerintah (LSM) yang beroperasi di negara itu juga terpengaruh karena mereka memiliki kantor mereka, kendaraan dan gudang dijarah.
Bantuan yang diterbangkan adalah salah satu pengiriman paling signifikan bahan bantuan ke CAR setelah beberapa pekan terakhir ketidakamanan dan penjarahan di mana rumah sakit dan fasilitas kesehatan mengalami kerugian serius obat-obatan, peralatan dan perabotan.
"Pasokan akan selektif didistribusikan kepada mitra kesehatan yang memiliki kapasitas untuk melakukan perawatan dan pengobatan mereka yang paling membutuhkan dimulai dengan rumah sakit utama dan fasilitas kesehatan," kata Mr Diabate. "Pemerintah baru telah berjanji kerjasama dengan upaya ini."
Sejak kudeta, UNICEF telah menyampaikan 81 ton bantuan darurat kepada mitra, dan obat-obatan khusus esensial dan peralatan medis selama lebih dari 60.000 orang kepada mitra kesehatan operasi di rumah sakit dan pusat kesehatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah memberikan dukungan teknis kepada Departemen CAR kesehatan untuk mendirikan unit krisis yang dapat mengkoordinasikan tanggapan darurat, menyediakan obat-obatan dan persediaan darurat bedah, karena sebagian besar fasilitas telah dijarah. WHO juga mendukung penyediaan layanan kesehatan dasar melalui mitra LSM di fasilitas kesehatan di wilayah yang dapat diakses.
0 komentar:
Posting Komentar