
Berlin, Jerman Andri Online News: Presiden Susilo Bambang Yudhyono dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono beserta delegasi tiba di Bandara Internasional Tegel, Berlin, Jerman, Minggu (3/3) pukul 20.00 waktu Berlin, atau Rabu (4/3) pukul 02.00 WIB. Waktu di Berlin adalah enam jam lebih lambat dari waktu di Jakarta. Sebelum tiba di Berlin, pesawat Presiden singgah sejenak di Bandara Internasional Dubai, UEA, untuk pengisian bahan bakar.
Begitu pintu Pesawat Khusus Kepresidenan Airbus 330-300 milik Garuda Indonesia terbuka, Duta Besar RI untuk Jerman Eddy Pratomo langung menjemput Presiden SBY dan Ibu Ani ke dalam kabin pesawat. Kemudian di depan pintu pesawat Presiden dan Ibu Ani berdiri sejenak untuk menerima penyambutan berupa dentuman meriam kehormatan sebanyak 21 kali. Di kaki tangga pesawat, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut Menlu Jerman Guido Westerwelle dan Dubes Jerman untuk Indonesia Georg Witschel.
Dari bandara, Presiden SBY dan delegasi menuju Hotel Adlon Kempinski, tempat Presiden SBY dan Ibu Ani menginap selama berada di Jerman. Hotel ini adalah hotel tertua di kota Berlin dan terletak di pusat kota, sangat dekat dengan kantor Kanselir serta gedung parlemen Jerman.
Selain akan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Presiden Jerman Joachim Gauck, selama berada di Berlin, Presiden SBY juga dijadwalkan menghadiri forum bisnis Indonesia-Jerman, dan pertemuan dengan diaspora Indonesia. Presiden SBY juga dijadwalkan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan menghadiri pembukaan pameran Pariwista Internasional Berlin (International Tourism Bourse ).
Kunjungan kenegaraan Presiden RI kali ini dilakukan atas undangan Presiden Republik Federal Jerman Joachim Gauck, sekaligus kunjungan balasan dari kehadiran Presiden Jerman pada Desember 2011 dan Kanselir Jerman pada Juli 2012 ke Indonesia. Situasi ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan diplomatik Indonesia-Jerman semakin menguat.
Pada bulan Maret, iklim di Jerman memasuki akhir musim dingin, dimana temperatur berkisar antara 1-7 derajat celcius.
Turut serta dalam kunjunan kali ini antara lain, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Seskab Dipo Alam, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Kepala BKPM Muhammad Chatib Basri, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, dan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
0 komentar:
Posting Komentar