
Korea Utara telah menggelar unjuk rasa massa untuk memprotes latihan militer bersama dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan yang dimulai Jumat lalu. Seorang perwira militer mengatakan kepada kerumunan bahwa negara siap untuk menembakkan rudal nuklir di Washington.
Milik negara channel TV Korea Utara menyiarkan reli, dipentaskan di lapangan di pusat kota Pyongyang, Kamis.
Negara kedua-in-command, Agung Rakyat Majelis Presiden Kim Yong Nam, hadir dalam acara tersebut, bersama dengan personil militer dan warga sipil.
Para perwira militer ditujukan kerumunan. Dia mengatakan negaranya sudah siap untuk meluncurkan berbagai jenis rudal, termasuk satu balistik antarbenua. Dia mengatakan telah diversifikasi hulu ledak nuklir dan membuat mereka lebih kecil dan lebih ringan.
Petugas itu mengatakan rudal akan berubah tidak hanya Washington, tetapi juga lokasi-lokasi kunci pendukung AS menjadi lautan api.
Seorang pejabat membacakan pernyataan Korea Utara telah mengeluarkan Selasa. Dikatakan negara akan membatalkan gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea pada tahun 1953.
Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis sebagai untuk memperkuat sanksi terhadap Korea Utara dalam menanggapi terbaru uji coba nuklirnya. Reli hari Kamis itu kemungkinan dimaksudkan sebagai peringatan bagi AS dan sekutunya, serta dorongan untuk solidaritas nasional.
0 komentar:
Posting Komentar