
Jakarta: Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono bersilaturahmi dengan peserta Seminar dan Workshop Sekolah Kartika seluruh Indonesia di Istana Negara, Rabu (20/3) pukul 10.00 WIB. Sekolah Kartika dikelola oleh Yayasan Kartika Jaya yang merupakan wadah bagi Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial dan usaha.
Di awal pertemuan, Ketua Pembina Yayasan Kartika Jaya Ibu Kiki Gayatri Edhie Wibowo, menyambut baik semangat Ibu Ani bagi dunia pendidikan. "Sekolah Kartika merupakan wujud pengabdian dari keluarga besar TNI-AD sebagai upaya mengatasi keresahan keluarga prajurit yang ditugaskan ke daerah tertentu dan daerah tersebut belum memiliki sekolah seperti diperkotaan," kata Kiki.
Ibu Ani sendiri berharap tujuan Seminar dan Workshop yang berlangsung mulai hari ini sampai Sabtu (23/3), yakni menyamakan persepsi tentang landasan pendidikan dan meningkatkan kualitas manajemen sekolah, tercapai. "Saya berharap di akhir keseluruhan acara nanti tujuan tersebut dapat tercapai dengan optimal, manfaatkan waktu sebaik-baiknya yang hanya 3 hari itu," ujar Ibu Ani.
Pendidikan di Indonesia, lanjut Ibu Ani, harus benar-benar dibangun secara kualitas dan infrastruktur karena sejak tahun 2008 pemerintah telah menganggarkan 20 persen APBN untuk sektor pendidikan. "Untuk itu kita semua berharap APBN yang begitu besar jangan sampai bocor, betul-betul dimanfaatkan untuk pendidikan di segala lini," Ibu Negara mengingatkan.
Tantangan dunia pendidikan sangat banyak, terutama perbaikan infrastruktur dan peningkatan mutu. "Saya lihat, Yayasan Kartika Jaya juga masih ada sejumlah tantangan untuk memperbaiki sekolah-sekolahnya. Ketiadaan sekolah menjadi masalah anak-anak TNI yang bertugas, sekarang Sekolah Kartika menjadi jawaban sarana dan prasarana di sana," Ibu Ani menjelaskan.
Menurut Ibu Ani, Sekolah Kartika sekarang sudah banyak dan diminati masyarakat umum. Hal itu karena biayanya relatif murah, berkualitas, dan ada perasaan aman dan nyaman dari orang tua untuk meyekolahkan anaknya ke sana. "Ini yang beda dengan sekolah lain, karena ini dikelola Persit KCK yang dibelakangnya ada prajurit TNI," ujar Ibu Negara yang kedua putranya pernah bersekolah di Tk dan SD Kartika.
Yayasan Kartika Jaya yang sampai saat ini memiliki 733 sekolah di seluruh Indonesia. Yayasan ini diprakarsai almarhumah Tien Soeharto pada 7 Juli 1967.
Mendampingi Ibu Ani dalam silaturahmi ini pengurus Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Oke Hatta Rajasa, Ratna Djoko Suyanto, dan Sylvia Agung Laksono. Dari Yayasan Kartika hadir Ketua Pembina Yayasan Kartika Jaya Kiki Gayatri Edhie Wibowo, dan Penasihat Dra Niniek Sri Subandini
0 komentar:
Posting Komentar