photo SKMENPEN.gif

Senin, 03 September 2012

Sebuah tim Tokyo Metropolitan Government mengatakan mereka butuhkan untuk mendarat di Kepulauan Senkaku untuk menyelidiki lebih lanjut ekosistem di sana.




Sebuah tim Tokyo Metropolitan Government mengatakan mereka butuhkan untuk mendarat di Kepulauan Senkaku untuk menyelidiki lebih lanjut ekosistem di sana.

Tim kembali ke Ishigaki hari Minggu malam setelah Pulau survei 10-jam dari pulau-pulau dan air sekitarnya di prefektur Jepang paling selatan Okinawa.

Survei ini dilakukan oleh tim 25-anggota sebagai langkah menuju pembelian 3 dari pulau-pulau tak berpenghuni dari keluarga Jepang.

Orang Jepang dikendalikan pulau yang diklaim oleh China dan Taiwan.

Tim di kapal 2.400 ton mulai tugas mereka Minggu pagi.

Landing dilarang oleh pemerintah pusat dan survei dilakukan di laut.

Lima belas anggota tim beralih ke kapal yang lebih kecil untuk mendapatkan lebih dekat ke pulau terbesar, Uotsuri, dan mempelajari air.

Mereka juga mengukur kedalaman air antara 2 pulau yang lebih kecil untuk menemukan tempat yang cocok untuk pelabuhan kecil.

Tokyo Gubernur Shintaro Ishihara mengatakan pelabuhan harus dibangun sehingga perahu nelayan bisa berlindung dari badai.

Ketua tim Seiichiro Sakamaki mengatakan mereka menyelesaikan survei seperti yang direncanakan. Dia mengatakan pemerintah Tokyo akan menggunakan data untuk pembelian dan penggunaan yang baik dari pulau-pulau.

Sakamaki juga mengatakan daerah datar pulau-pulau 'yang lebih besar daripada pikirnya. Dia menambahkan perlu untuk mendarat di sana untuk memahami ukuran pulau ', dan mengamati bagaimana tanaman yang rusak oleh hewan.

Tokai University Profesor Yoshihiko Yamada mengatakan ia mengakui pentingnya lingkungan pulau-pulau '. Dia mengatakan survei itu merupakan langkah penting.

Gubernur Ishihara mengatakan dia akan pergi pada bulan Oktober dengan tim survei ke pulau-pulau.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)