photo SKMENPEN.gif

Rabu, 01 Agustus 2012

Pelayanan Kesehatan Harus Makin Berkualitas dan Murah

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan rapat koordinasi di Gedung Adhyatama, kompleks Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (1/8) pukul 10.00 WIB. Rapat membahas upaya bersama pemerintah untuk membangun kesehatan di Indonesia.


Dalam pengantar rakor, Presiden SBY menyebutkan bahwa falsafah pembangunan kesehatan kita adalah mewujudkan masyarakat yang sehat. "Maka tindakan pencegahan dan berbagai upaya untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga itu menjadi sangat penting," kata Presiden SBY.

Agar falsafah dan kebijakan pemerintah ini sampai ke desa, lanjut Presiden, maka peran Puskesmas penting. Puskesmas harus memastikan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan terpelihara dengan baik.

Pemerintah, ujar Presiden SBY, ingin terus meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga menjadi berkualitas, mudah dijangkau, dan murah, bahkan gratis bagi yang kurang mampu. "Itulah prinsip-prinsip dasar bagi pelayanan kesahatan," SBY menegaskan.

Presiden juga bertekad untuk memberikan rasa ketenangan dan ketenteraman dalam kehidupan masyarakat, khususnya golongan miskin. "Negara ini telah melangkah dan menancapkan tonggak baru dengan diberlakukannya, mulai 1 Januari 2014, BPJS pada sektor kesehatan. Ini harus disiapkan dengan sungguh-sungguh," ujar Presiden.

Investasi awal untuk anggaran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) tersebut memang cukup besar, sekitar Rp 25 triliun. Namun Presiden yakin investasi tersebut akan membawa banyak hal baik. "Karena rakyat kita akan memiliki kepastian, kalau sakit akan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," Presiden meyakinkan.

Selain Wakil Presiden Boediono dan Menkes Nafsiah Mboi, turut hadir diantaranya Menteri LH Balthasar Kambuaya, Mendikbud Mohammad Nuh, dan Menteri PU Djoko Kirmanto.

Rakor di Kemenkes ini merupakan rakor kelima dalam safari Ramadan yang dilakukan Presiden SBY ke lembaga dan kementerian untuk memastikan program pemerintah dijalankan dengan baik. Sebelumnya, Presiden melakukan rapat di Kejaksaan Agung, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (arc)

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)