photo SKMENPEN.gif

Jumat, 10 Agustus 2012

PBB mengumumkan bahwa mereka akan mengalokasikan $ 55 juta kepada meningkatkan operasi di delapan negara dengan keadaan darurat kemanusiaan diabaikan.




10 Agustus 2012 -
PBB mengumumkan bahwa mereka akan mengalokasikan $ 55 juta kepada meningkatkan operasi di delapan negara dengan keadaan darurat kemanusiaan diabaikan.

Afghanistan, Kamerun, Kolombia, Republik Demokratik Kongo (DRC), Ethiopia, Madagaskar, Sri Lanka dan Sudan semua akan menerima dana dari Dana Tanggap Darurat Pusat (Cerf) untuk membantu menyediakan makanan, air, kesehatan dan pelayanan dasar lainnya.

"Hibah ini CERF menyediakan dana kritis. Uang itu akan menyelamatkan nyawa dengan membantu badan-badan bantuan mencapai orang-orang sangat membutuhkan, "kata Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Valerie Amos, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Saya berharap dana ini juga akan berfungsi untuk menarik perhatian pada situasi mereka, seperti jutaan lebih banyak orang masih membutuhkan."

Diluncurkan pada tahun 2006 dan dikelola oleh Kantor untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), CERF memungkinkan pengiriman cepat menyelamatkan jiwa bantuan kepada orang yang terkena bencana alam dan krisis lainnya di seluruh dunia. Hal ini didanai oleh sumbangan sukarela dari Negara Anggota, organisasi non-pemerintah, pemerintah daerah, sektor swasta dan donor perorangan.

Alokasi baru akan membawa jumlah total yang dialokasikan oleh CERF menjadi lebih dari $ 158.000.000 tahun ini, 13 negara diberikan hampir $ 104.000.000 pada bulan Januari.

Setiap tahun, sepertiga dari seluruh dana CERF diperuntukkan untuk keadaan darurat kekurangan dana untuk membantu meningkatkan keseimbangan distribusi bantuan global kemanusiaan. Sejak 2006, hampir sepertiga dari $ 2600000000 dialokasikan dari CERF telah pergi ke krisis diabaikan dalam lebih dari 40 negara.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)