Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono, mengadakan rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (31/7) pukul 10.00 WIB. Rakor mendengarkan presentasi Mendikbud Mohammad Nuh mengenai implementasi kebijakan dan program prioritas di bidang pendidikan, sekaligus menyampaikan isu-isu aktual.
Dalam pengantarnya, Presiden SBY mengingatkan bahwa pendidikan di Indonesia harus makin berkualitas, dapat diakses degan mudah, dan murah. "Berkualitas menyangkut kurikulum atau bahan ajaran yang tepat, metodelogi belajar mengajar, sistem evaluasi, sampai dengan infrastuktur pendidikan yang diperlukan di era informasi sekarang ini," kata Presiden SBY.
Mudah atau accessible, harus lebih banyak lagi kesempatan atau partisipasi putra-putri Indonesia untuk mengenyam pendidikan. "Lebih dari pendidikan dasar atau pendidikan wajib," Presiden menambahkan.
Murah berarti biayanya rasional, bisa dijangkau masyarakat luas. "Khusus bagi saudara kita yang belum mampu kita telah menetapkan kebijakan untuk membebaskan mereka dari biaya yang tidak perlu," ujar SBY.
Pada Safari Ramadan tahun lalu, Presiden sempat melihat langsung infrastuktur pendidikan, seperti gedung dan bangunan sekolah. Pemerintah kemudian menetapkan bahwa perbaikan infrastuktur sekolah harus tuntas hingga tahun 2014 mendatang.
"Saya berharap dalam rapat ini Mendikbud bisa melaporkan progress dan timeline untuk menyelesaikan semuanya pada tahun 2014," kata Presiden SBY.
Kepala Negara optimis peningkatan kualitas pendidikan kita tercapai karena anggaran pendidikan mencukupi. "Tinggal manajemen yang bagus, penetapan sasaran dan implementasi yang tepat, dan tidak terjadi penyimpangan di simpul manapun," SBY mengingatkan.
Seperti biasa, di akhir rakor nanti Presiden akan mengeluarkan kebijakan lebih lanjut, sekaligus instruksi dan arahan. Presiden juga akan memberi keterangan pers mengenai hasil rakor.
Hadir dalam rakor ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kersra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Mensos Salim Segaf Al Jufri, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, dan Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto. Hadir pula Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (dit)



0 komentar:
Posting Komentar