Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda akan meninjau sebuah laporan pemerintah panel yang meliputi proposal menafsirkan ulang konstitusi untuk mengakui hak bangsa untuk berolahraga kolektif membela diri.
Panel mempelajari visi Jepang untuk masa depan kata orang Jepang harus dapat bekerja dengan fleksibilitas sesuai dengan keahlian mereka dan lingkungan, dan menciptakan nilai baru. Ia mengatakan dengan melakukan itu, Jepang pada tahun 2050 bisa menjadi bangsa harapan dan kebanggaan.
Untuk tujuan ini, laporan panel panggilan untuk lebih investasi sektor swasta di bidang inovasi teknologi yang potensial, seperti lingkungan, energi terbarukan dan pengembangan sumber daya mineral laut.
Hal ini juga mengusulkan aturan yang lebih fleksibel pekerjaan, termasuk memberikan pekerjaan lebih untuk perempuan, pendidikan ulang program untuk anggota yang bekerja masyarakat, menghapus sistem pensiun usia wajib.
Pada kebijakan keamanan, laporan itu mendesak bentuk yang lebih aktif dari pasifisme. Ia mengatakan Jepang harus meningkatkan nilainya sebagai mitra dalam kerjasama meningkatkan keamanan dengan Amerika Serikat dan sekutu lain.
Hal ini juga berusaha mempromosikan hubungan keamanan melalui review interpretasi konvensional Konstitusi, mengenai hak Jepang untuk latihan kolektif membela diri.



0 komentar:
Posting Komentar