Jakarta: Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon mengapresiasi usulan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar PBB mengambil inisiatif baru dalam penyelesaian konflik di Suriah. Ban Ki-moon juga memuji kepemimpinan SBY dalam melakukan komunikasi mengenai penyelesaian konflik Suriah ini dengan sejumlah pemimpin dalam kesempatan di Meksiko dan Brasil kemarin.
Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, menyampaikan hal ini di Jakarta, Jumat (29/6) siang. Faizasyah mejelaskan hasil percakapan telepon antara Presiden SBY dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon pada Kamis (28/6) malam.
“Dalam pembicaraan telepon tadi malam, Presiden menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas konflik internal di Suriah yang semakin meruncing. Ada potensi eskalasi konflik yang melibatkan negara tetangga,” kata Faizasyah.
Presiden SBY, lanjut Faizasyah, merekomendasikan agar Sekjen PBB dapat mengambil inisiatif baru, termasuk mengubah mandat bagi pasukan perdamaian PBB. “Dalam kaitan ini dirujuk terobosan PBB sewaktu terjadi krisis di Lebanon. Terobosan tesebut berangkat dari pembicaraan Presiden SBY dengan Sekjen PBB,” Faizasyah menambahkan.
Ketika menghadiri KTT G20 di Los Cabos, Meksiko, pekan lalu, Presiden SBY mengadakan pembicaraan terpisah dengan Presiden Rusi Vladimir Putin dan PM Turki Recep Tayyip Erdogan. Pembicaraan terkait dengan peran yang harus dimainkan masyarakat internasional bagi perdamaian di Suriah.
Kepada Ban Ki-moon tadi malam, Presiden menyampaikan kembali inti pembicaraan tersebut. “Sekjen PBB menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan yang diambil oleh Presiden SBY, utamanya melalui komunikasi yang dilakukan di sela-sela KTT G20 dan KTT Rio+20 tersebut,” Faizasyah menjelaskan.
”Sekjen PBB menyatakan akan membahas lebih lanjut perkembangan di Suriah ini pada forum Action Group Meeting di Jenewa dan akan membahas lebih lanjut hasil-hasil pertemuan tersebut dengan Presiden SBY,” ujar Faizasyah. Action Group Meeting on Syria akan dilangsungkan di Jenewa, Swiss, Sabtu (30/6) besok


0 komentar:
Posting Komentar