photo SKMENPEN.gif

Sabtu, 09 Juni 2012

Presiden Filipina Benigno Aguino,Belajar banyak dari Barac Obama.

GEDUNG PUTIH - Presiden Barack Obama dan Presiden Filipina Benigno Aquino membahas isu-isu keamanan Asia saat mereka bertemu di Gedung Putih Jumat. Amerika Serikat bekerja untuk meningkatkan profilnya di kawasan Asia-Pasifik, dalam menghadapi pengaruh Cina tumbuh.




Keamanan regional adalah salah satu isu utama dibahas dalam kunjungan pertama Presiden Aquino ke Kantor Oval.

Dengan Cina menjadi lebih tegas di kawasan itu, AS berusaha untuk memperkuat aliansi Asia, sedangkan Filipina adalah mencari bantuan dalam memperkuat angkatan laut nya dan pertahanan udara.

Washington berharap untuk menyeimbangkan kepentingan strategis di kawasan Asia-Pasifik dengan perlunya kerjasama China pada isu-isu kunci banyak.

Setelah pertemuan, Presiden Obama mengatakan ia dan Mr Aquino sepakat untuk berkonsultasi erat pada isu-isu regional dan untuk memperkuat kerjasama mereka pada pelatihan militer.

"Semua yang konsisten dengan poros diumumkan oleh Amerika Serikat kembali ke Asia, dan mengingatkan semua orang bahwa, pada kenyataannya, Amerika Serikat menganggap dirinya dan merupakan daya Pasifik," kata Obama.

Sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan Obama menegaskan kembali dukungan AS untuk usaha Filipina untuk memperkuat pertahanannya. Washington baru-baru ditransfer pemotong AS Penjaga Pantai kedua ke Filipina.

Amerika Serikat dan Filipina telah memiliki Perjanjian Pertahanan Bersama sejak 1951, yang tertua dari lima perjanjian aliansi AS di Asia.

Bower Ernest, direktur Program Asia Tenggara di Pusat Washington untuk Studi Strategis dan Internasional, mengatakan bahwa aliansi ini sangat penting ke Filipina.

"Mereka berada dalam kebuntuan dengan China di Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan. Saya pikir mereka benar-benar menghargai dukungan bahwa Amerika Serikat adalah menyediakan mereka untuk mencoba untuk membangun kemampuan militer mereka dan pencegah kredibel, "kata Bower.

Pembuluh Filipina dan Cina telah terlibat dalam kebuntuan dua bulan dalam kawanan yang disengketakan, meskipun Mr Aquino mengatakan ketegangan telah mereda sedikit.

Bower mengatakan Amerika Serikat telah mendukung solusi damai.

"Amerika Serikat ingin melihat perselisihan diselesaikan secara damai, tentu saja, dan berdasarkan aturan hukum. Dan jadi saya pikir kita telah mendorong Filipina dan Cina untuk menggunakan mekanisme hukum dalam Hukum Laut, dan melihat apakah mereka dapat menerapkan kerangka kerja hukum untuk menyelesaikan sengketa, "kata Bower.

Presiden Obama mengakui komitmen Aquino untuk perundingan perdamaian dengan Front Pembebasan Islam Moro.

Dia juga memuji upaya pemimpin Filipina untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan ekonomi negaranya.

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)