"Momentum MTQ ini adalah kristalisasi dari kerinduan seluruh elemen masyarakat Maluku, yang bertekad menghidupkan serta membangun kembali semangat kebersamaan serta persaudaraan antaranak negeri dalam suatu ikatan lahir batin yang fiqih dan tulus," kata Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dalam laporannya.
Sementara itu Menteri Agama Suryadharma Ali dalam sambutannya mengatakan, melalui MTQ Nasional di Ambon ini diharapkan timbul kesadaran baru yang akan mempererat tali persahabatan dan semangat kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. "Komitmen untuk menjaga satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu Indonesia telah menjadi wawasan politik seluruh umat beragama di tanah air kita," ujar Suryadharma Ali.
Presiden SBY sangat terkesan mendengar laporan Gubernur Maluku soal keterlibatan seluruh umat beragama dalam persiapan penyelenggaraan MTQ ini. "Saya sangat bersyukur, terharu, dan mohon kepada Allah SWT semoga niat baik saudara-saudara kita anak Ambon, tanah Maluku ini, mendapat ridha-Nya," ujar Presiden SBY.
Hujan yang mengguyur Ambon sejak tadi pagi mereda begitu acara pembukaan hendak berlangsung. Sekitar 5 ribu orang yang hadir berada di tenda-tenda yang didirikan di sekeliling Lapangan Merdeka. MTQ XXIV diikuti kafilah dari seluruh 33 provinsi dengan jumlah peserta mencapai 1.980 orang.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Abdul Azis Rumaloak, Qari Terbaik MTQ 2011 dari Maluku.
Presiden SBY didampingi Menteri Agama dan Gubernur Maluku, menekan sirene tanda resmi dibukanya MTQ Nasional XXIV. Kemudian dilanjutkan dengan defile kafilah seluruh peserta.
Turut hadir Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, Menteri ESDM Jero Wacik, Mendagri Gamawan Fauzi, dan Mensesneg Sudi Silalahi. (arc)


0 komentar:
Posting Komentar