Perkembangan di Negara siria tampak bergolak bahkan terus bergolak dan tidak ada
akhirnya oleh sebab memang keadaan saat ini memang begitulah adanya. Korban telah berjatuhan antara pasukan pemerintah dengan pergerkan anti pemerintah mereka saling menembakan senjatanya dan korban diantara kedua belah pihak belum terlalu banyak berjatuhan justru terkana tembakan adalah warga sipil yang ada disekitar tempat pertempuran tejadi.Berbagai himbauan dari Kepala negara datang- America,Ingris, Jepang, dan PBB sepertinya oleh Pemerintah suriah tidak digubris, melihat semua ini berbagai pendapat mengumandang menyoroti siria,ada yang mengatakan pemerintahan seria kepala besar,ada pulah yang mengatakan seria terlallu mengikuti kemuan sendiri dan masih banyak berbagai pendapat mengemah disana sini .Apa yang dikatakan mereka memang sah-sah saja namundemikian pengamatan semen tara penulis keadaan siriah memang tidak sama dengan negara lainnya yang mana disana memang punya sifat yang terlau keras kepala dan kemauan untuk menjadi orang patuh terhadap aturan dunia masih kurang di pahami sehingga meskipun datang himbauan dari lembaga besar PBB ataupun apa saja mereka sepertinya tidak suka mendengar akhirnya berbagai kejadian menyebar disana bahkan seakan pemabantai manusia bukan hal yang aneh mungkin dianggap biasa oleh karena,Jika memang keadaanya disiria begitu alangkah baiknya biarkan saja pergolakan itu terjadi oleh sebab seluruh himbauan dari berbagai dunia oleh mereka sudah tidak didingar lagi.karena itu baiarkan tunggu hancurnya saja cetus Ahmet warga keturunan siria yang saat ini tinggal di Kuwait.Namundemikian apa yang dikatakan Ahmet sesungguhnya oleh sebab kekesalannya penulis melihat semua ini hanya bisa berharap agar Pemimpin siria mau segera sadar dan kembali menuruti aturan International.semoga. Selanjutnya Seria sepertinya kurang punya kemauan untuk menuruti aturan International,Padahal jika siria menuruti aturan alangkah lebih baik dan lebih terpancar nantinya namun jika seperti ini adannya siria menurut penulis sulit adanya oleh sebab itu harapan penulis Siria segera mau mengikuti aturan Intenational.


0 komentar:
Posting Komentar