photo SKMENPEN.gif

Jumat, 25 Mei 2012

Jumat, 25 Mei 2012, 14:21:23 WIB Untuk Efisiensi dan Koordinasi, Presiden Minta Menteri Ikut Rombongan

Yogyakarta: Para menteri dan pejabat lain sebaiknya membiasakan diri ikut dalam rombongan pesawat presiden ketika berkunjung ke daerah. Bermalam pun bersama Presiden, yang biasa menginap di rumah dinas kepala daerah setempat atau istana kepresidenan yang ada di daerah tersebut. Hal ini lebih memudahkan koordinasi, efisien, dan hemat.


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini sebelum memulai rapat koordinasi di Gedung Agung, Yogyakarta, Jumat (25/5) siang. Rapat di salah satu istana kepresidenan ini mendengarkan paparan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

"Sebelum kita mulai rapat koordinasi ini, khusus untuk rombongan dari Jakarta, agar dibiasakan kalau ada kegiatan seperti ini, meskipun pertemuan ini sebagian dari kegiatan kita selama berkunjung ke daerah, saudara bisa ikut dalam pesawat yang saya tumpangi," kata Presiden SBY.

Presiden juga mengajak para menteri dan pejabat dari Jakarta yang mengikuti rapat untuk bermalam dan bekerja di Gedung Agung yang adalah gedung negara. "Tidak perlu bermalam di luar, dengan demikian kita juga bisa melakukan efisiensi," SBY mengingatkan.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan paparan dan presentasi Gubernur DIY dan Gubernur Jateng mengenai program ketahanan pangan dan penanggulangan kemiskinan.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, antara lain, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, Menteri UKM dan Koperasi Syarif Hasan, dan Menpera Djan Faridz.

Sebelum menggelar rapat koordinasi, Presiden SBY menunaikan shalat Jumat di masjid Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta. Presiden juga meninjau kompleks Korem, sebelum menuju Gedung Agung.

Dalam kunjungan kerja ke daerah dan luar negeri, Presiden SBY biasanya mengajak serta para menteri dan pejabat terkait naik dalam pesawat yang sama. Ketika harus bermalam di daerah, Presiden biasanya menginap di rumah dinas kepala daerah setempat. Kebiasaan ini untuk memudahkan koordinasi, efisien, dan hemat.

Tidak setiap menteri punya kaitan atau terlibat langsung dalam semua rangkaian kegiatan Presiden. Ada yang terlibat pada kegiatan pertama atau kedua, dan seterusnya. Ada menteri yang memilih pergi sendiri dan hanya hadir pada kegiatan yang terkait langsung dengannya. Pernyataan Presiden SBY di atas menghendaki para menteri ikut saja dalam rombongan presiden demi efisiensi dan memudahkan koordinasi. (arc)

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)