Mendengar suara Presiden Indonesia SBY, yang meminta agar para Gubernur segera dapat menghemat,oleh sebab batalnya kenaikan BBM saat ini,stidaknya perlu menjadi acungan jempol buat semua gubernur. Masalahnya bukan oleh sebab para gubernur boros,"melainkan oleh sebab saat ini kondisi saat ini memamang selayaknya semua harus memperketat pengeluarannya." "Namun demikian sudahkah kita memahami apa yang dinginkan Presiden SBY?" Secara logika,penglihatan sementra adalah presiden berharap disaat kondisi seperti ini Mbo,semua memahami,? dan memperketat pengeluarannya,agar stuasi keuangan disetiap Propensi dapat semaksimal mungkin digunakan untuk kepentingan yang lebih terprogram,artinya tidak terlalu banyak serimonialnya? Mengapa saat ini Presiden sanpai menghimbau para gubernur? dan mengapa pulah saat ini dimana gubernur menghemat tetapi malah Wakil rakyat katanya mau mengadakan kunjungan keberbagai Negara? Penulis sangant menyayangkan jika memang nantinya para wakil rakayat itu jadi berangkat? Persoalannya bukan tidak boleh mereka mengadakan kunjungan keberbagai Negara dalam rangka pengawasan atau hal-hal lain,tapi apakah dana buat mereka berkunjung datang dari kantong sendiri,ataukah mengunakan angaran dari negara? "jika danannya harus pula mengambil dari Negara apalah jadinya,? "Bukankah kita saat ini sedang mencoba menghemat?" Pertanyaannya apakah keluar negri atas undangan yang dananya boleh dibilang langsung dari Negara yang mengundang? ataukah atas insyatif sendiri? Bilah atas insyatif sendiri so pasti tranpotasinya juga sendiri- bisa dibayangkan berapa yah? Harapan penulis seandanya para DPRRI kita matanya melihat dan telingannya mendengar dan otaknya berpikir, stidaknya tidak perlu disentil mereka sudah merasakan "apa yang sedang terjadi disaat ini?" Niat baik DPRRI untuk mengadakan kunjungan keberbagai Negara boleh dibilang positif,tetapi stuasinya saat ini apakah layak? Penulis tidak dapat berbuat apa-apa nanmun demikian penulis hanya bia menyampaikan kepada Yang Termuliakan DPRRI."Lihatlah kenan dan kekeri dan kedepan juga kebalakang.Bagaimanakah kondisi Banhsa dan Negra disaat ini?" Seandainya toh,dipaksakan anda semua sebagai wakil rakyat berangkat dan disana hanya sebatas bertanya-tanya tidak mengadakan hubungan yang mendatangkan devisa buat apalah semua itu? Lebih baik anda semua mencoba mendekati masyarakat yang saat ini penuh dengan kegelisahaan oleh sebab "bayangan mereka bilah BBM nantinya naik apakah dewan sudah mampuh membuat program kedepanya?ataukah memang semua ini mau dianggap nga ada apa-apanya?" Nah seharusnya itu dulu yang legendakan bukan malah mau membuat legenda mau kunjungan keluar Negri? "Bukan hal kunjungan keluar Negri bisa ditunda lima tahun akan datang? dan program saat ini adalah kita harus bisa mnghemat.? nah inilah dahulu yang perlu kita gebyarkan di seluruh Antero."Penulis sangant mendudkuk Program Presiden Susilo Bambang Yudhoyono?" dan penulis berharap semoga bangsa ini siap belajar hidup mnghemat.semoga.
0 komentar:
Posting Komentar