Presiden SBY, didampingi Panglima TNI dan Kapolri, seusai memberikan arahan pada Rapim TNI-Polri di STIK Jakarta, Jumat (20/1) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
"Tema tersebut akan terus digelorakan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri guna menumbuhkan tekad kami dalam mewujudkan pembangunan dan menegakkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Timur Pradopo dalam sambutannya.
Presiden dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan TNI dan Polri atas darma bakti dan kerja keras dalam menjalankan tugas negara. "Tidak sedikit apa yang telah saudara lakukan di masa lalu sering tidak dilupakan," ujar SBY. "Wajib hukumnya bagi saya selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan," Presiden menambahkan.
Menurut Presiden, biasanya untuk jajaran TNI dan Polri kalau ada kesalahan segera mencuat dan beredar kemana-mana. "Tapi, kalau ada prestasi suka nyaris tak terdengar. Itulah realitas yang kita hadapi," kata SBY.
Di era demokrasi dan kebebasan yang saat ini sedang mencari kematangan, lanjut Presiden, memang banyak hal yang bisa terjadi, termasuk misinformasi bahkan disinformasi. "Mari tetap fokus menjalankan tugas sebagaimana yang diamanatkan bangsa dan negara," Presiden mengingatkan.
Tujuan Rapim ini adalah meningkatkan kinerja dan prestasi dalam menjalankan semua tugas negara. Oleh karena itu, Kepala Negara berharap dapat dijalankan dengan baik. "Instruksi saya kemarin di Mabes Polri, saya harap dapat dijalankan dengan baik," SBY menekankan.
Terlihat hadir dalam rapat ini menteri KIB II diantaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menlu Marty Natalegawa, Menhuk dan HAM Amir Syamsudin, Menpora Andi Alifian Mallarangeng, dan Seskab Dipo Alam. Hadir pula Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. (yun dan Andri Luntungan)


0 komentar:
Posting Komentar