Denpasar, Bali: Seluruh gamelan ngebyar alias ditabuh begitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memukul Okokan. Seketika suasana di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, riuh rendah. Pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-34 pun dimulai, Minggu (10/6) pukul 14.00 WITA. Pawai juga diikuti berbagai komunitas etnis dan daerah di Indonesia.
Pawai dimulai dengan drumband Tradisional Adi Mredangga dan tarian Siwa Nataraja yang menceritakan tarian Dewa Siwa dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Kemudian diikuti kontingen dari berbagai kabupaten di Bali.
Beberapa komunitas daerah yang berada di Bali turut serta dalam pawai. Mereka, antara lain, Ikatan Keluarga Maluku, Ikatan Keluarga Etnis Batak, dan sejumah daerah lain di Indonesia. Juga ada kontingen Pemuda Konghucu Bio Denpasar.
Pelepasan pawai ini disaksikan ribuan orang, baik masyarakat sekitar maupun wisatawan domestik dan manca negara. Presiden SBY dan Ibu Ani menyaksikan jalannya pawai dari atas panggung bersama dengan beberapa menteri dan pejabat setempat. Mereka, antara lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Mendikbud Mohammad Nuh, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. (arc)
0 komentar:
Posting Komentar