photo SKMENPEN.gif

Minggu, 10 Juni 2012

Kepala Pemimpin di Negara Besar mulai kuatir panjangnya krisis.(oleh andri lutnungan)

Berbagai Negara ada rasa kuatir,melihat krisis yang tetap berkepanjangan,dan sejauh ini belum ada terlihat pulih,sementara ,para pemilik devisa besar yang berniat akan membantu kepada daerah terkena zona krisis,belum terlihat. "mengapa semua ini harus seperti itu.?" nunggu apakah para pemilik devisa besar,? dan apakah kondisi krisis oleh para pemilik devisa sedang di amati terlebih dahulu,sehingga sampai sejauh ini mereka yang terkena krisis dibiarkan saja. "lantas bauat apa,para mentri bertemu di suwis paris yang lalu, disana mereka dengan lantang mengatakan siap membantu,dan siap akan menyampaikan kepada para kepala Pemimpin mereka,? dan setelah itu para kepala Pemimpin Negara,mengadakan pertemuan di PBB dengan misi akan membantu bagi negara yang sedang terkena krisis, didalam pertemuan di PBB itu cukup lama dan memakan waktu,dan akhirnya dalam pertemuan itu G20 Ekonomi besar menyetujui saran dari berbagai kepala negara dengan satu tujuan membantu negara yang terkena krisis. Seandainya semua telah sepakat dan siap akan meginfus dana mereka kepada daerah terkena krisis,mengapa sejauh ini krisis tetap saja belum terlihat pulih.? Melihat semua ini penulis beranggapan bahwa , terjadinya lemah daya belih diberbagai negara oleh sebab kondisi perputaran uang belum merata di berbagai sektor , mungkin disaat ini berbagai negara mulai tidak konsumtip lagi? Terlepas semua ini ,pada intinya "suda berapa banyak dana yang disetorkan dari berbagai Negara yang memiliki devisa besar,?" dan sudah sampai dimana itu.Jika uang itu masih tetap tersimpan di temapat negara pemilik uang,dan tidak segera diserahkan kepada negara yang terkena krisis - mungkin,disana dapat beredar uang? "ini terlalu teknis ? namun demikian persoalan Krisis yang saat ini menimpah Eropah bilah tidak segera di cari jalan untuk keluar,tdak menutup kemungkinan nantinya akan terhimbas kepada Negara G20 ekonomi besar, semua itu tergantung kapan akan terjadinya."tetapi semua itu pasti akan terjadi?" oleh itu penulis menghimbau kepada sentral yang memiliki devisa besar harus dapat membantu kondisi inii-semoga..

0 komentar:

Memori Berita

. (1) 01 (2) 06 (1) 0i9 (1) 13 (1) 21 (1) 3 (1) 39 (1) al (1) al.4 (1) andri.1 (1) andri.2 (1) Asian (2) Berajil (1) Bisnis (2) BRI KUR (1) Budaya (18) Buisnis (1) Buisniss (1) E (1) Ekonomi (1) Ekonomi Buisniss (64) Ekonomi Ingris (1) G (2) Gaaya Hidup (2) Gaya Hidup (9) Gaya Hidup (18) Gender (1) Gendr (1) Global (118) Global Sekjen PBB (1) Hukum Global (1) Iau Jemaat (1) Info Global (2) Info Temen (1) Info UN PBB (1) Instruksi Presiden SBY (1) Istana (1) Isu Global kemanusiaan (7) Isu Indonesia (1) Isu Negara Haiti (1) Isu America (2) Isu asia (1) Isu Asia Rejonal Indonesia (10) Isu Buruh Indonesia (1) Isu Cina (1) Isu di Jepang (1) Isu di Kongo (1) Isu Ekonomi Indonesia (1) Isu Energi Nuklir di jepang (1) Isu Gender (1) Isu Global (30) Isu Global Kesehatan (2) Isu Indonesia (1) Isu Indonesia Korupsi (1) Isu Industri Global (2) Isu International (4) Isu Kepolisian (1) Isu Koeupsi (1) Isu Komflik (1) Isu Korea Selatan (1) Isu Korupsi (1) Isu Korupsi di Indonesia (2) Isu Mesir (1) Isu Olah Raga (1) Isu Pangan (1) Isu Pangan global (1) Isu PBB (2) Isu Pendidikan (1) Isu Police Indonesia (1) Isu Polri (1) Isu Regional Indutri Indonesia (1) Isu Religius (1) Isu Relijius (1) ISU Sidang International (1) Isu Suap (1) Isu Teroris Indonesia (1) Isu Timur Tengah (3) Isu WTS (1) Jriminal Teknik (1) Kebijakan Global (3) Kebijakan Indonsia (1) Kebijkan Indonesia (2) Kemiskinan di somalia (1) Kesehatan (2) Kesehatan dunia (1) Keshatan (2) Konfrendi PBB (1) Kriiminal International (1) Kriminal dan Hukum (1) Kriminal Global (2) misterius (1) Pariwisata (1) Partanian America (1) Parwisata (1) Pendidikan (5) politik 01 (1) Politik Budaya (4) Reejional (2) REGIONAL (1) Rejional (3) SBY-Ysup Kala (1) Senam Sehat (1) SERBA-SERBI (1) Suriah (1) Usu Rusia (1)