Jakarta: Tidak seperti biasa, pertunjukkan kesenian ditiadakan dalam jamuan santap malam kenegaraan menghormati PM Inggris David Cameron, Rabu (11/4) pukul 19.30 WIB, di Istana Negara. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut hal ini dilakukan karena solidaritas kepada masyarakat Aceh yang terkena musibah gempa bumi.
"Saya minta maaf cultural performance kami tiadakan karena saudara kami di sana masih berada di tempat-tempat pengungsian. Saya ingin bersolidaritas dan turut mendoakan agar segala sesuatunya dapat berlangsung dengan baik," kata Presiden SBY dalam sambutannya.
Presiden juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Inggris yang telah menyampaikan empati dan atensi atas musibah gempa berskala 8,5 Richter di Kabupaten Simeuleu, NAD, tadi sore. Kedatangan PM Cameron kebetulan bertepatan dengan peristiwa tersebut.
Mengenai hubungan Indonesia-Inggris, Presiden menyampaikan rasa gembiranya karena sore tadi telah dibahas upaya penguatan Forum Kemitraan Indonesia–Inggris. Dibicarakan pula upaya-upaya peningkatan kerja sama di bidang-bidang prioritas, seperti perdagangan, investasi, pendidikan, pemajuan demokrasi dan Islam moderat, dan lingkungan, khususnya perubahan iklim.
"Banyak kesepakatan yang telah kita capai, termasuk penguatan Forum Kemitraan, dan tekad bersama untuk melipatgandakan kerja sama ekonomi kedua negara. Saya meyakini, dengan kerja keras kedua belah pihak, termasuk para pelaku ekonomi, maka target yang kita tetapkan akan dapat kita capai," Presiden menambahkan.
Tahun ini, lanjut SBY, hubungan diplomatik Indonesia-Inggris telah menginjak usia 62 tahun dan hubungan antarmasyarakat kedua negara terus menunjukkan peningkatan. Lebih dari 185 ribu wisatawan asal Inggris datang ke Indonesia setiap tahun. Jumlah ini menjadikan Inggris sebagai negara asal wisatawan Eropa terbanyak ke Indonesia. Sebaliknya, banyak pula rakyat Indonesia yang berlibur ke Inggris.
SBY mengatakan bahwa rakyat Indonesia juga mengenal Inggris lebih dekat baik melalui klub-klub sepakbola Liga Primer maupun melalui penyanyi dan grup-grup musik ternamanya. "Saya mendengar, beberapa dari menteri kabinet saya, termasuk Menteri Luar Negeri yang lulusan London School of Economic and Political Science, merupakan penggemar tim Liverpool, bahkan menyempatkan diri menghadiri coaching clinic Ian Rush di Jakarta pada tahun 2010 lalu," SBY menuturkan.
Masih terkait kegiatan olah raga, Kepala Negara juga mengucapkan selamat atas rencana penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas 2012 di London. SBY berharap, akan banyak atlet Indonesia yang ikut.
"Saya yakin Yang Mulia mengetahui bahwa Indonesia seringkali meraih puncak prestasi dalam cabang olahraga bulu tangkis, termasuk pada kompetisi bergengsi All-England. Mudah-mudahan, atlet kami akan dapat mengukir prestasi serupa di Olimpiade London nanti," Presiden menambahkan.
Selain itu, Presiden SBY meyakini bahwa kedua negara akan dapat meneguhkan kerja sama, tidak hanya secara bilateral, namun juga regional dan global. Indonesia dan Inggris dapat memberikan sumbangsih positif bagi upaya penyelesaian berbagai isu global, melalui forum G-20 misalnya.
Sementara itu, dalam sambutan balasan singkatnya, PM Cameron kembali mengungkan empatinya atas musibah gempa bumi di Aceh dan Sumatera. "Kita bersama sedih akan kondisi Aceh dan saya juga mendoakan agar kondisi di Aceh lebih baik, mudah-mudahan semakin baik," ujar Cameron.
Cameron juga mengatakan bahwa SBY memegang peranan penting dalam masa transisi yang dialami Indonesia dan kawasan. "Bukan hanya di Indonesia, tapi bapak juga memberikan dukungan dalam skala ASEAN dan dunia. Berbicara dengan semangat dalam berbagai isu mulai dari isu nuklir hingga ke perubahan iklim," Cameron menambahkan.
Selain itu, PM Cameron juga mengungkapkan rasa kagumnya kepada SBY karena pada masa krisis di Bosnia pada 20 tahun lalu, SBY yang kala itu masih menjadi tentara turut ambil bagian menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB di Bosnia. "Beliau merupakan satu-satunya kepala negara yang turut berperan di Bosnia sebagai pasukan perdamaian," ujar PM Inggris.
Terlihat hadir dalam jamuan santap malam diantaranya Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Mendag Gita Wirjawan, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menpora Andi Alifian Mallarangeng, Menhut Zulkifli Hassan, Ketua MPR Taufik Kiemas, dan Ketua MK Mahfud MD. (yun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar