Jepang telah mengutuk serangan terhadap konsulat AS di Libya yang menewaskan 4 orang Amerika, termasuk duta besar AS.
Dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis, Kepala Sekretaris Kabinet Osamu Fujimura menyebutnya sebagai insiden mengejutkan.
Dia mengatakan Jepang tegas mengutuk tindakan seperti kekerasan.
Ia mengatakan Jepang ingin menekankan tanggung jawab pemerintah Libya di bawah hukum internasional untuk melindungi misi diplomatik asing dan staf mereka di negara ini.
Ia juga mendesak pemerintah Libya untuk melakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan keamanan di negara itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar