Pages

Pages - Menu

Pages

Gambar

Rabu, 12 September 2012

Di Beijing, polisi memimpin demonstran dalam kelompok 50 sampai 100 ke Kedutaan Besar Jepang, yang masih di bawah pengamanan ketat.



Protes berlanjut di China pada hari Rabu terhadap nasionalisasi Jepang dari Kepulauan Senkaku di Timur Laut Cina.

Di Beijing, polisi memimpin demonstran dalam kelompok 50 sampai 100 ke Kedutaan Besar Jepang, yang masih di bawah pengamanan ketat.

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan anti-Jepang selama lebih dari 10 menit sebelum membuat jalan bagi kelompok lain.

Protes sebagian besar telah tertib, namun beberapa peserta melemparkan air yang dipenuhi botol plastik ke dalam kompleks kedutaan.

Di Shanghai, kelompok anak muda protes sebentar-sebentar di depan Konsulat Jenderal Jepang.

Mereka mengangkat spanduk bertuliskan "Ganyang militerisme Jepang" dan menuntut kembalinya pulau-pulau.
Demonstrasi juga muncul baik dikontrol oleh pihak berwenang.

Di Guangzhou, di provinsi selatan Guangdong, beberapa orang melakukan protes sesekali di depan Konsulat Jenderal Jepang.

Mereka mengangkat tanda-tanda dan spanduk menuntut bahwa Jepang turun dari pulau-pulau, namun segera dibubarkan oleh polisi.

Di Hong Kong, 16 aktivis yang ditangkap dan dideportasi untuk mendarat di salah satu dari Kepulauan Senkaku bulan lalu bergabung dengan unjuk rasa di depan Konsulat Jenderal Jepang.

Para pengunjuk rasa menyerukan untuk memboikot barang-barang Jepang, dan membakar bendera Jepang.

Mereka kemudian mencoba menyerbu konsulat jenderal, tetapi dihentikan oleh polisi dan penjaga keamanan dan dibubarkan dalam waktu sekitar satu jam.

Di Taiwan, sekitar 100 aktivis mengklaim pulau-pulau sebagai wilayah Taiwan protes di depan kantor penghubung Jepang di Taipei. Beberapa melemparkan telur di pintu masuk gedung.

Para aktivis kemudian menyerahkan surat protes kepada staf kantor.

Sejumlah petugas polisi dikerahkan di sekitar gedung. Protes berakhir dalam waktu sekitar satu jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar